Memburu Edisi Terakhir Kawasaki Ninja 2-Tak

Kompas.com - 01/03/2017, 11:28 WIB
Kawasaki Ninja 2-tak RR 150 dipajang di diler Surapita Unitrans, Surabaya. Motor ini sekarang menjadi barang langka. KompasOtomotif-Donny AprilianandaKawasaki Ninja 2-tak RR 150 dipajang di diler Surapita Unitrans, Surabaya. Motor ini sekarang menjadi barang langka.
|
EditorAgung Kurniawan

Surabaya, KompasOtomotif – Sejak akhir 2015 silam, perjalanan Ninja 2-tak 150 cc di pasar sepeda motor Indonesia harus terhenti akibat regulasi baru tentang emisi gas buang. Tapi kisahnya tetap menarik sampai kini, karena motor legendaris itu berubah status sebagai barang langka dan diburu.

Wajar, karena ketika regulasi itu diberlakukan, permintaan masih tinggi. Alhasil, orang-orang yang masih ngiler dan tak kesampaian, harus berburu edisi terakhir atau versi bekas yang masih saja dijual dengan harga cukup tinggi.

Seperti cerita di diler Kawasaki Surapita Unitrans Surabaya. Masih ada Ninja 2-tak edisi terakhir dipajang dalam ruang pamer. Cukup unik, karena seharusnya stok sudah habis dan tak lagi dijual. Tapi ternyata, sang legenda hanya dipajang.

”Itu nanti akan dilelang, tapi belum tahu sampai kapan. Yang dipajang itu adalah edisi terakhir atau produksi terakhir dari KMI (PT Kawasaki Motor indonesia). Stok sudah pasti habis,” ujar Johan, Area Sales Supervisor Surapita Unitrans, Surabaya, belum lama ini.

Lalu, sampai kapan dipajang, Johan tak bisa memastikannya. Diler membiarkan para peminat datang dan pergi untuk menawar barang langka itu, untuk kemudian dipertimbangkan waktu pelelangan atau bahkan bisa jadi ada keputusan tak akan dijual.

”Sudah ada yang nawar Rp 49 juta. Tapi kami menunggu keputusan dari BOD kami, jadi dijual, dilelang, atau akan disimpan jadi barang koleksi,” kata Johan.

Cerita lain sebenarnya sudah ada di Jakarta, ketika salah satu diler di Bintaro masih punya dua unit edisi terakhir Ninja 2-tak 150 cc yang sudah ditawar Rp 58 juta!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.