Kemenperin Mau Ubah Regulasi Ban Serep - Kompas.com

Kemenperin Mau Ubah Regulasi Ban Serep

Kompas.com - 14/11/2017, 07:02 WIB
Isi ruang bagasi Nissan Note e-Power.Febri Ardani/KompasOtomotif Isi ruang bagasi Nissan Note e-Power.

Tangerang, KompasOtomotif - Program low carbon emission vehicle (LCEV) dipastikan meluncur dalam waktu dekat ini. Regulasi itu memayungi teknologi canggih seperti hibrida, bahan bakar gas, listrik, sampai hidrogen.

Para pemegang merek atau manufaktur yang mau ikutan program ini bisa memilih mau masuk ke jenis sumber penggerak mana. Terlepas dari itu, menurut Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto masih ada yang perlu diubah, salah satunya mengenai regulasi penggunaan ban cadangan.

Mobil listrik ke depan itu tidak punya ban serep, karena tempat ban cadangan dipakai tempat baterai,” ujar Airlangga di ICE, BSD, Tangerang, Senin (13/11/2017).

Regulasi itu, lanjut Airlangga harus diperbaiki. Secara aturan, mobil tanpa ban cadangan itu tidak diperbolehkan di Indonesia, mungkin akan dibuat lebih spesifik lagi.

Baca juga: Nissan Note e-Power Tidak Punya Ban Cadangan

“Hal ini sebenarnya sederhana yang harus diperbaiki sebelum regulasi itu dikeluarkan nanti,” ucap Airlangga.

Ilustrasi ban cadanganVW Motortrend Ilustrasi ban cadangan

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pada Pasal 57 (3) dinyatakan, ban cadangan adalah salah satu perlengkapan wajib mobil.

Kepentingannya sejajar dengan perangkat sabuk keselamatan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, dan peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas.

Lebih lanjut lagi pada Pasal 278 diterangkan, setiap orang yang mengemudikan mobil tanpa dilengkapi salah satu perlengkapan tersebut termasuk tindakan pidana. Hukumannya yaitu kurungan paling lama satu bulan atau didenda paling banyak Rp 250.000.

Kemungkinan nanti mobil listrik atau hibrida menggunakan ban berteknologi run flat tire (RFT). Jenis ini mampu menjaga laju kendaraan sampai 80 kpj meski dalam kondisi ban kempis total.


EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Mudik, Euforia, Mimpi Buruk, dan Kali Kenteng

Mudik, Euforia, Mimpi Buruk, dan Kali Kenteng

Tips N Trik
Suzuki Menyerah pada Ignis Diesel?

Suzuki Menyerah pada Ignis Diesel?

News
Marquez 'Drop' Setelah Dovizioso Jatuh

Marquez "Drop" Setelah Dovizioso Jatuh

Sport
Pahami Fitur Overdrive saat Berkendara

Pahami Fitur Overdrive saat Berkendara

Tips N Trik
Dovizioso Sadar Terlalu 'Maksa'

Dovizioso Sadar Terlalu "Maksa"

Sport
Pembagian THR Kerek Penjualan Motor Honda

Pembagian THR Kerek Penjualan Motor Honda

News
Waspada Masalah Kopling saat Arus Balik

Waspada Masalah Kopling saat Arus Balik

Tips N Trik
Simak Tanggal Puncak Arus Balik Lebaran 2018

Simak Tanggal Puncak Arus Balik Lebaran 2018

News
Lorenzo: Saya dan Rossi Tidak Berteman

Lorenzo: Saya dan Rossi Tidak Berteman

Sport
Klasemen MotoGP Usai Kemenangan Lorenzo

Klasemen MotoGP Usai Kemenangan Lorenzo

Sport
Hasil MotoGP: Lorenzo Menang Lagi, Asapi Marquez dan Rossi

Hasil MotoGP: Lorenzo Menang Lagi, Asapi Marquez dan Rossi

Sport
Live MotoGP: Dovizioso Terjatuh

Live MotoGP: Dovizioso Terjatuh

News
Waspada Masalah AC saat Arus Balik

Waspada Masalah AC saat Arus Balik

Tips N Trik
Cerita Mekanik di Posko Siaga Mudik, Lebaran Jauh dari Rumah

Cerita Mekanik di Posko Siaga Mudik, Lebaran Jauh dari Rumah

Feature
Simak Jadwal Pengumuman Harga PCX Hybrid

Simak Jadwal Pengumuman Harga PCX Hybrid

News
Close Ads X