Kompas.com - 20/07/2016, 07:22 WIB
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Tidak hanya dari sisi Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM), bisnis otomotif tanah air di sektor modifikasi sepeda motor juga ikut melorot. Pencapaian di sepanjang 2016 dirasakan menurun sampai menyentuh angka 50 persen.

Ariawan Wijaya, pemilik bengkel modifikasi Baru Motor Sport (BMS) di Palmerah Barat, Jakarta mengatakan, iklim bisnis yang digelutinya memang belum membaik. Faktor ekonomi yang tidak stabil dianggap jadi salah satu penyebab.

“Penurunan di semeter pertama cukup signifikan, bahkan mencapai 50 persen, sedang sulit sekali saat ini. Pasalnya konsumen modifikasi premum umumnya adalah pengusaha, yang kebanyakan juga ikut tekena imbas dari buruknya kondisi ekonomi. Sehingga mereka cenderung menyimpan uangnya,” ujar Ariawan kepada KompasOtomotif, Senin (18/7/2016).

Selain BMS, hal serupa juga dialami oleh Tukijan pemilik modifikasi ARM Motor di Jatinegara Cakung, Jakarta Timur. Tukijan mengaku mengalami kemerosotan lebih parah. Dibanding tahun lalu, penurunannnya saat ini mencapai 70 persen.

“Sebelum Lebaran penurunan ini sudah terasa di angka 50 persen, berharap membaik. Setelah Lebaran malah semakin anjlok mencapai 70 persenan. Setiap minggu, biasanya paling tidak pasti ada satu konsumen, namun kali ini bisa tidak ada sama sekali,” ucap Tukijan.

Tukijan mengatakan, kondisi tersebut membuat Tukijan mencari pemasukan baru dengan menjual sepeda motor mini, dan mulai bermain di segmen modifikasi sepeda motor skutik. Padahal sebelumnnya ARM lebih banyak berkutat pada modifikasi sepeda motor sport.

Terbukanya Harapan

Ariawan melanjutkan, walaupun masih memandang pesimis, namun keinginan membaik tentu tetap ada. Penjualan sepeda motor premium diharapkan bisa tumbuh, sehingga bisnis modifikasi dan aksesori juga bisa ikut terangkat.

“Memang sementara ini belum ada tanda perbaikan. Namun kami berharap, bisnis sepeda motor premium atau moge terus meningkat penjualannya dan akan berimbas positif pada bisnis modifikasi,” ucap Ariawan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.