Urusan Imigrasi dan Pabean MotoGP Sentul Dibantu BOPI

Kompas.com - 20/11/2015, 08:21 WIB
Dani Perdrosa terlihat lagi keluar dari kontainer pribadinya. repsol.comDani Perdrosa terlihat lagi keluar dari kontainer pribadinya.
|
EditorAgung Kurniawan

Jakarta, KompasOtomotif – Tim Repsol Honda, sebagai salah satu peserta utama di ajang balap MotoGP mengangkut enam kontainer ke negara penyelenggara.

Enam kontainer ini masing-masing berisi perlengkapan sepeda motor dan penunjangnya untuk dua pebalap, Marc Marquez dan Dani Pedrosa. Dua kontainer lain digunakan untuk seluruh tim, mulai dari teknisi, insinyur telematri, departemen komunikasi, dan kabin khusus untuk jamuan seluruh peserta tim, termasuk pebalap.

Di total-total, jumlah kru yang harus diajak bisa mencapai 70 orang, untuk tim sekelas Repsol Honda. Agar perhelatan MotoGP di Indonesia lancar, seluruh regulasi kepabeanan, passpor, dan imigrasi harus mendapat perlakukan khusus.

Terkait rencana MotoGP Indonesia yang rencananya terselenggara di Sirkuit Sentul, Bogor, Oktober atau November 2017 mendatang, butuh sokongan dalam urusan administrasi itu. Guna mengangani sistem ini, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) ikut turun tangan.

Ketua Umum BOPI Noor Amaan mengatakan, keputusan badan ini untuk ikut campur dalam balapan menunjukan kalau BOPI bukan hanya melulu soal sepak bola.

“Tugasnya sama, yakni menegakan regulasi, korporat negara, pajak dan lain sebainya. Karena ini adalah kegiatan olahraga profesional, jadi BOPI itu profesional,” ujar Noor di kantor Dewan Pertimbangan Presiden, Kamis (19/11/2015) lalu di Jakarta Pusat.

Noor menambahkan, karena balapan MotoGP ini sudah diverifikasi oleh Dorna Sport, maka BOPI akan fokus membantu mengenai masalah imigrasi, pabean dan hal lainnya yang berurusan dengan pengurusan izin MotoGP Indonesia.

“Meski bukan sebagai MoU, tapi kita sudah memiliki komitmen semacam pelayanan satu atap, seperti keimigrasian untuk manusia, termasuk kepabeanan untuk barang, dan aset-aset MotoGP yang akan masuk ke Indonesia. Jadi semua tidak ribet dan akan lancar,” katanya.

Di tempat yang sama, Direktur Sirkuit Internasional Sentul Tinton Soeprapto menambahkan, balapan MotoGP itu akan melibatkan banyak orang, karena selain tim dari Dorna Sport, tim balapnya juga akan membawa crew dan barang-barang lainnya.

“Jadi nanti BOPI yang akan mengurus semuanya. Enak jika seperti ini, jadi semuanya serba satu atap. Karena itulah BOPU ikut campur tangan di MotoGP Indonesia ini,” kata Tinton.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X