Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

BMW Klaim Banyak Orang Kaya yang Beralih Pakai Mobil Listrik

JAKARTA, KOMPAS.com - Tren penjualan kendaraan listrik di Indonesia tercatat meraih hasil yang positif, tak terkecuali untuk merek mobil mewah asal Jerman, BMW, yang diklaim mengalami peningkatan hingga 38 persen.

Penyumbang terbesar dari penjualan BMW sepanjang tahun 2023 berasal dari unit kendaraan listrik, yakni BMW iX xDrive40 yang tercatat membukukan angka penjualan 587 unit.

Pembeli mobil listrik saat ini mayoritas memang datang dari orang kaya alias berkecukupan lebih. Pasalnya, selain harus membeli dengan harga lebih mahal ketimbang konvensional, calon konsumen juga perlu pasang tempat cas di rumah.

Tak sedikit juga dari konsumen BMW yang sudah memiliki kendaraan Internal Combustion Engine (ICE), membeli mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV).

Director of Sales BMW Group Indonesia Ariefin Makaminan mengatakan, ada dua alasan utama yang membuat orang kaya memutuskan untuk menggunakan mobil listrik. murni.

“Kalau EV yang pasti pertama tidak perlu memikirkan ganjil genap, yang kedua konsumsi energi atau konsumsi bahan bakar yang mulai berkurang,” ucap Ariefin saat ditemui di Jakarta Pusat, Sabtu (3/2/2024).

Menurut Ariefin, orang kaya saat ini juga masih memikirkan biaya untuk konsumsi bahan bakar. Untuk itu, banyak dari mereka yang beralih menggunakan kendaraan listrik agar bisa menghemat pengeluaran.

“Sekarang kalau kita ambil perumpamaan Jakarta-Malang sudah menghabiskan BBM berapa? Apalagi kalau kita berbicara penggunaan fleet, kalau bisa memangkas biaya sampai persepuluhnya jauh lebih menguntungkan,” kata Ariefin.

Sebagai informasi, saat ini BMW Indonesia sudah memiliki sejumlah lini kendaraan elektrifikasi mulai dari BMW XM Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), serta kendaraan listrik murni di antaranya BMW iX, i7, i4 dan iX1.

https://otomotif.kompas.com/read/2024/02/03/134200815/bmw-klaim-banyak-orang-kaya-yang-beralih-pakai-mobil-listrik

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke