Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Sektor Perdagangan Jadi Andalan Mitsubishi Fuso di Bukittinggi

BUKITTINGGI, KOMPAS.com - Penjualan kendaraan niaga berkaitan erat dengan kondisi perekonomian suatu negara, begitu juga di Indonesia.

Saat ini Mitsubishi Fuso menjadi merek kendaraan niaga yang mana hadir di berbagi di pelosok daerah Tanah Air, salah satunya di wilayah Bukittinggi, Sumatera Barat. 

Irwan R Sutopo, Branch Manager PT. Dipo Internasional Pahala Otomotif (PT. DIPO), mengatakan, untuk ceruk pasar terbesar untuk penjualan produk Mitsubishi Fuso di Sumatera Barat sendiri adalah sektor logistik, kemudian ada perkebunan dan peternakan, kemudian ada juga bisnis pertambangan. 

Sementara itu, bila diperkecil lagi, wilayah Bukittinggi sendiri punya potensi besar terhadap aktivitas logistik perdagangan paling besar yaitu 29 persen, sementara itu sisanya ada transportasi, pergudangan dan pariwisata.

"Didukung juga dari area sekitar Bukittinggi seperti Agam, Payakumbuh, Limapuluh Kota dan Tanah Datar yang memiliki potensi dari sektor pertanian, perikanan dan peternakan," kata Irwan di peluncuran lokasi baru diler PT. DIPO Bukittinggi, Kamis (12/1/2024). 

"Komposisi penjualan ini mengambil dari kondisi pasar ekonomi masyarakat," kata Irwan.

Irwan juga mengatakan, lokasi baru diler PT. DIPO Bukittinggi berperan penting untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan potensi permintaan kendaraan niaga dan layanan purna jual dari Mitsubishi Fuso khususnya di area Bukittinggi dan sekitarnya.  

"Kalau lihat kalau wilayah di Indonesia cukup luas, berdasarkan tahun 2022 ke 2023 telah mengalami pertumbuhan dan kontribusi penjualan untuk wilayah Sumatera Barat terhadap nasional masih diangka 2 sampai 2,5 persen. Tapi ini cukup tumbuh dibandingkan tahun 2022," kata Stefanys Freedy Hartoko Field 2 Dept Head PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) pada acara yang sama.

https://otomotif.kompas.com/read/2024/01/12/142100715/sektor-perdagangan-jadi-andalan-mitsubishi-fuso-di-bukittinggi

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke