Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ridwan Kamil Minta Hyundai Bikin Bus Listrik

Kompas.com - 01/06/2023, 14:11 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turut menghadiri peresmian pembangunan pabrik baterai Hyundai di Cikarang, Kab. Bekasi. Dalam sambutannya, Ridwan Kamil mendorong Hyundai untuk memproduksi bus listrik.

Saat ini, Hyundai sudah memproduksi mobil listrik Ioniq 5 di pabriknya yang terletak di Cikarang. Pabrik baterai juga rencananya akan beroperasi pada Maret 2024.

Baca juga: Hyundai Resmikan Pembangunan Pabrik Baterai Pertamanya di ASEAN

"Saya menyarankan kepada Hyundai juga untuk memproduksi bus listrik, karena sebagai pemerintah, saya butuh tidak hanya mobil listrik pribadi tapi juga transportasi publik yang sudah elektrik," ujar Ridwan Kamil, di Cikarang, Rabu (31/5/2023).

"Jadi, saya harap mungkin dalam dua sampai tiga tahun setelah Ioniq, Anda (Hyundai) bisa memproduksi bus besar. Sehingga, saya bisa membelinya dan membuat kebijakan di 27 kota untuk mengganti bus berbahan bakar fosil ke bus listrik," kata Ridwan Kamil.

Untuk diketahui, saat ini produsen bus listrik di Indonesia masih sedikit pemainnya, yakni PT Mobil Anak Bangsa (MAB), INKA, PT Vektr Mobiliti Indonesia (VKTR), dan Kendaraan Listrik Indonesia (KLI).

Baca juga: Pakai Mesin Hidrogen, Hyundai Serius Produksi N Vision 74

Beberapa bus listrik lainnya masih diimpor, seperti BYD, Zhongtong, dan Skywell. Hyundai sendiri sudah memiliki bus listrik di negara asalnya, yakni Korea Selatan.

Bus listrik tersebut diberi nama Elec City. Desainnya tak kalah menarik dibandingkan mobil listrik Hyundai.

Elec City merupakan bus berlantai rendah dengan panjang kendaraan 10,998 meter. Pada bagian kabin, dibuat bisa menampung sampai 27 penumpang.

Untuk spesifikasi, Elec City dilengkapi dengan baterai berukuran 256 kWh. Jika secara konstan berjalan dengan kecepatan 73 kilometer per jam, Elec City punya daya tempuh sampai 290 Km sekali cas dari penuh.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau