Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ketahui Dampak Pasang Busi Mobil Tidak Sesuai Spesifikasi Mesin

Kompas.com - 13/12/2021, 15:01 WIB
Donny Dwisatryo Priyantoro,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Busi memiliki fungsi untuk memantikkan api di dalam ruang pembakaran. Maka itu, komponen yang satu ini tidak bisa diperlakukan sembarangan. Bahkan, dalam pemasangannya ke mesin.

Busi yang digunakan pada setiap mesin berbeda-beda, harus disesuaikan dengan kebutuhannya. Tidak sulit bagi pemilik kendaraan untuk mengetahuinya. Sebab, tiap pabrikan sudah mencantumkannya pada data spesifikasi.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Kualitas BBM Pengaruhi Usia Busi Mobil?

Jika menggunakan busi yang tidak sesuai dengan kebutuhan mesin, tentu harus terima konsekuensi atau dampak yang dihasilkan. Untuk itu, tiap mesin harus menggunakan busi yang sesuai.

Service Head Auto2000 Bekasi, Sapta Agung Nugraha, mengatakan, ada efek yang akan dihasilkan, dari ketidakcocokan tersebut.

“Apabila jenis busi tidak sesuai dengan karakteristik mesin, maka proses pembakaran menjadi tidak sempurna. Situasi itu akan membuat banyak campuran udara dan bahan bakar yang tidak terbakar,” ujar Sapta, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Alasan Busi Mobil Jangan Cuma Diganti Satu Saja

Sapta menjelaskan, pembakaran yang tidak sempurna dapat mengakibatkan kerak di dalam ruang bakar menumpuk. Selain itu, emisi gas buang hidrokarbon (HC) menjadi lebih besar.

"Dampak negatif selanjutnya yang bisa terjadi, yaitu performa mesin akan menurun dan memungkinkan timbulnya kerusakan pada sistem pembakaran," kata Sapta.

Terakhir, Sapta menambahkan, dampak seketika yang nantinya bisa dirasakan adalah tarikan mesin berkurang. Kemudian, membuat mesin menjadi pincang maupun mengelitik (knocking).

Baca juga: Ridwan Kamil Klarifikasi: Bantah Selingkuh dan Punya Anak dari Lisa Mariana

"Misalnya, Toyota Avanza dan Yaris sama-sama memiliki nilai kompresi antara 10 sampai 11, untuk itu keduanya menggunakan busi tipe dingin," ujar Sapta.

Namun demikian, Sapta mengatakan, tetap ada perbedaan dari tipe elektrodanya. Untuk Yaris, menggunakan elektroda tipe platinum. Sedangkan Grand New Avanza, menggunakan tipe iridium.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
China Minta AS Cabut Perintah Terkait Minyak Asal Venezuela
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau