Moto Guzzi V7 Beraura Klasik Modern - Kompas.com

Moto Guzzi V7 Beraura Klasik Modern

Stanly Ravel
Kompas.com - 21/03/2017, 13:22 WIB
Istimewa Kustom Moto Guzzi V7 Classic Studio Motor

Jakarta, KompasOtomotif - Tren kustom sepeda motor memang lebih didominasi motor lawas, tapi bukan berarti motor baru tidak bisa dirancang bangun dengan konsep modern old school. Contohnya seperti Moto Guzzi V7 Classic lansiran 2013 karya Studio Motor di Jakarta.

Mengambil konsep scrambler, Donny punggawa Studio Motor mencoba untuk berkreasi menghasilkan tampilan berbeda dari motor buatan Italia ini.

Pengerjaan awal fokus pada sasis, agar terlihat landai sub frame asli dibongkar dan digantikan dengan model datar yang disesuaikan dengan desain baru dari tangki bensinnya. Tidak hanya itu, jok juga ikut mendapat rombakan yang dibalutan kulit berwarna coklat.

Seluruh cover bodi dirancang ulang menggunakan plat galvanis setebal 1,2 mm. Mulai dari tutup bagian samping, depan, sampai fender belakang dengan tema minimalis. Semuanya di cat dengan permainan warna biru dan putih lengkap dengan bumbu ornamen abu-abu gelap dan perak sebagai detail list-nya.

Istimewa Kustom klasik modern Moto Guzzi V7

Seni pinstripping juga ikut diterapkan pada beberapa sektor bodi menemani ukiran airbrush dari Komet Studio.

Selesai dengan urusan bodywork, giliran melanjutkan ke sektor kaki-kaki. Agar tampilan makin kokoh, sok depan diganti menggunakan upside-down milik Yamaha R6, untuk sektor belakang dipilih sok progressive 360 mm keluaran Ohlins.

Roda juga ikut diubah, ban tekstur penggaruk tanah keluaran Metzeler Karoo ditunjuk menemani pelek TK Japan berdimensi 18 inci. Sedangkan untuk pengereman didukung Tokico Master Cylinder Double Caliper di depan, dan Nissin Master Cylinder di bagian belakang.

Istimewa Moto Guzzi V7 Classic

Meski mesin tidak mendapat rombakan, alias standar, tapi olah vokalnya ditingkatkan dengan mambuat jalur exhaust 2 in 2 menggunakan kenalpot Akrapovic Dual Muffler. Hasilnya bisa dibayangkan sendiri, yang pasti dentuman suara makin padat berisi.

Terakhir, tinggal fokus pada sisi berkendaranya. Untuk menyesuaikan tampilan scrambler, setang milik Rizoma disematkan lengkap dengan riser-nya. Sedangkan untuk mengimbangi kesan klasik modern, lampu DRL aftermarket ikut dipasang pada bagian depan.

PenulisStanly Ravel
EditorAgung Kurniawan
Komentar

Terkini Lainnya

Ketika E-Class Wagon Menjadi Liar

Ketika E-Class Wagon Menjadi Liar

Modifikasi
Lexus LC500, Jatah Cuma 10 Unit

Lexus LC500, Jatah Cuma 10 Unit

News
Honda Jazz Diharap Rangsang Pasar 'Hatchback'

Honda Jazz Diharap Rangsang Pasar "Hatchback"

News
Auto2000 Resmikan Tiga Cabang Baru

Auto2000 Resmikan Tiga Cabang Baru

News
Kupas 'Coupe' Sport Lexus LC500

Kupas "Coupe" Sport Lexus LC500

Produk
Lexus LC500 Akhirnya Meluncur di Indonesia

Lexus LC500 Akhirnya Meluncur di Indonesia

News
McLaren 720S Sudah Dipesan para Miliarder Indonesia

McLaren 720S Sudah Dipesan para Miliarder Indonesia

News
Honda Jazz 'Facelift' Lebih Mahal Rp 6 Juta

Honda Jazz "Facelift" Lebih Mahal Rp 6 Juta

Produk
McLaren Meluncurkan Generasi Kedua 720S di Jakarta

McLaren Meluncurkan Generasi Kedua 720S di Jakarta

Produk
Honda Bikin Jazz Jadi Lebih Segar

Honda Bikin Jazz Jadi Lebih Segar

Produk
Mazda CX-8 Tantang CR-V 7-Penumpang Tahun ini

Mazda CX-8 Tantang CR-V 7-Penumpang Tahun ini

News
Motor Bebek Malaysia Mau Adu Nasib di Indonesia

Motor Bebek Malaysia Mau Adu Nasib di Indonesia

News
BMW Motorrad Cetak Rekor Jualan Paruh Pertama 2017

BMW Motorrad Cetak Rekor Jualan Paruh Pertama 2017

News
Pasar Mobil Malaysia Tumbuh 1,7 Persen Akhir 2017

Pasar Mobil Malaysia Tumbuh 1,7 Persen Akhir 2017

News
Bahas Desain Lampu Revolusioner Mitsubishi Expander

Bahas Desain Lampu Revolusioner Mitsubishi Expander

News
Close Ads X