Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa yang Harus Diperiksa pada AC Mobil Bekas?

Kompas.com - 02/01/2025, 09:22 WIB
Muh. Ilham Nurul Karim,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Membeli mobil bekas menawarkan keuntungan dari segi harga yang lebih terjangkau.

Namun, sebelum mengambil keputusan, terdapat banyak komponen yang perlu diperiksa, salah satunya adalah sistem pendingin udara atau AC.

Kondisi AC yang optimal tidak hanya memberikan kenyamanan selama berkendara, tetapi juga mencerminkan perawatan mobil secara keseluruhan.

Baca juga: Update Harga BBM Shell, Pertamina, BP AKR, dan Vivo di Awal 2025

Menurut Gunawan, pemilik Premium 99 AC, pemeriksaan AC mobil bekas harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari performa hingga kebersihan komponen.

“Perhatikan apakah AC masih mampu mendinginkan kabin dengan cepat. Jika suhu tidak stabil atau membutuhkan waktu lama untuk dingin, itu bisa jadi indikasi masalah pada kompresor atau freon,” kata Gunawan kepada Kompas.com, belum lama ini.

Mengapa Suara Bising dari Blower AC Perlu Diwaspadai?

Ilustrasi ac mobilkompas.com Ilustrasi ac mobil

Gunawan juga menambahkan bahwa suara bising dari blower AC sering kali diabaikan oleh calon pembeli.

“Blower AC yang berisik menandakan ada komponen yang haus atau kotor. Hal ini perlu ditangani segera agar tidak menyebabkan kerusakan lebih parah,” ujarnya.

Suara yang tidak normal ini dapat menjadi pertanda bahwa ada masalah yang lebih serius dalam sistem AC.

Seberapa Penting Kebersihan Filter Kabin untuk Kinerja AC?

Baca juga: PO Al Hijrah Luncurkan 12 Bus Baru Pakai Sasis Volvo

Selain performa blower, Gunawan menyarankan untuk memeriksa kebersihan filter kabin.

Debu yang menumpuk dapat mengurangi sirkulasi udara.

“Jika filter kabin terlalu kotor, performa AC akan menurun drastis. Ini juga bisa menyebabkan bau tidak sedap di dalam kabin,” kata Gunawan.

Menjaga kebersihan filter kabin sangat penting untuk memastikan kualitas udara yang baik di dalam mobil.

Apa Saja Komponen yang Harus Diperiksa dalam Sistem AC?

Gunawan juga menekankan pentingnya memeriksa kondisi kondensor dan evaporator.

Dua komponen ini kerap mengalami kerusakan akibat kurangnya perawatan.

“Kondensor yang bocor atau evaporator yang berkarat bisa menyebabkan freon cepat habis. Ini perlu dicek oleh teknisi yang berpengalaman,” kata Gunawan.

Pemeriksaan rutin terhadap komponen ini dapat mencegah kerusakan yang lebih serius di kemudian hari.

Baca juga: Pertamax Naik, Berikut Komparasi Harga Pertamina, Shell, BP dan Vivo

Kapan Sebaiknya Melakukan Servis AC pada Mobil Bekas?

Sebagai langkah pencegahan, Gunawan merekomendasikan calon pembeli untuk melakukan servis AC di bengkel tepercaya sebelum mobil digunakan secara rutin.

“Pemeriksaan dan servis awal bisa memastikan bahwa AC mobil bekas tetap nyaman dan awet dalam jangka panjang,” tutupnya.

Melakukan servis sebelum penggunaan rutin akan membantu menjaga kenyamanan berkendara dan mengurangi kemungkinan biaya perbaikan mendatang.

Dengan mengevaluasi kondisi AC secara menyeluruh, pembeli mobil bekas dapat menikmati perjalanan yang nyaman tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk perbaikan di kemudian hari.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau