Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aturan Penghapusan Nomor Kendaraan Jangan Cuma Jadi Wacana

Kompas.com - 07/03/2023, 14:21 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Korlantas Polri berencana untuk menghapus nomor kendaraan bermotor (ranmor) dari daftar regident, bagi pemilik kendaraan yang tidak melakukan registrasi ulang dua tahun setelah habis masa berlaku.

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi dan hukum, mengatakan, aturan ini seharusnya mesti cepat dilaksanakan sebab hingga kini rencana tersebut masih menjadi wacana alias belum direalisasikan.

"Wacana penghapusan ranmor dari daftar regident sudah cukup lama dan ruang sosialisasi saya anggap cukup memadai seharusnya program tersebut segera dapat dieksekusi," kata Budiyanto dalam keterangan resmi, Selasa (7/3/2023).

Baca juga: Upgrade Setir Toyota Innova Zenix, Segini Biayanya

ilustrasi mobil bekas lmpvKompas.com/Nanda ilustrasi mobil bekas lmpv

"Program yang terlalu lama diwacanakan akan dapat menggerus disiplin pemilik ranmor untuk membayar pajak," kata dia.

Budiyanto mengatakan, patut diingat bahwa tujuan dari registrasi ranmor antara lain adalah tertib administrasi dan sebagai dasar untuk perencanaan pembangunan nasional.

"Program penghapusan ranmor dari daftar regiden kan bertujuan untuk disiplin membayar pajak. Membangun disiplin perlu pengorbanan, ketegasan dan keberanian," ungkap Budiyanto.

"Tanpa adanya ketegasan dan keberanian mengubah atau membangun disiplin kaitannya dengan membayar pajak akan sulit membangun tertib administrasi dan data yang Valid. Tanpa data valid akan sulit data itu digunakan untuk perencanaan pembangunan nasional," kata dia.

Baca juga: Marak Klitih di Jalan, Begini Berkendara yang Aman di Malam Hari

Sejumlah turis asing mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm di Jalan Sunset Road, Kuta, Badung, Bali, Selasa (28/2/2023).Antara Foto Sejumlah turis asing mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm di Jalan Sunset Road, Kuta, Badung, Bali, Selasa (28/2/2023).

Budiyanto mengatakan, program penghapusan ranmor dari data regidennt ini seharusnya tidak perlu diwacanakan terlalu lama.

"Konsekuensinya memang cukup besar tapi demi tertib admintrasi dan validasi data program tersebut segera untuk bisa dieksekusi," kata Budiyanto.

Budiyanto mengatakan, berdasarkan basis data Jasa Raharja sampai Desember 2021 terdapat 40 juta ranmor yang belum bayar pajak, atau 39 persen dari total 103 juta kendaraan yang tercatat di Samsat.

Baca juga: Catat, Syarat Penerima Insentif Motor Listrik Rp 7 Juta per Unit

Cara bayar pajak motor melalui layanan Samsat Drive Thru serta dokumen persyaratan yang perlu disiapkanKOMPAS.com Cara bayar pajak motor melalui layanan Samsat Drive Thru serta dokumen persyaratan yang perlu disiapkan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com