Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 26/02/2023, 15:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Keselamatan berkendara memang baru bisa dilakukan ketika dipahami, bukan cuma diketahui. Jika sudah paham, maka pengendara akan lebih waspada di jalan dan tidak melakukan hal yang berbahaya.

Sayangnya di jalanan, sering saja ditemui anak-anak di bawah umur yang ugal-ugalan atau berlaga ekstrem seperti speeding dan sebagainya. Tentu hal tersebut bisa berbahaya buat dirinya atau orang lain.

Mengenai hal tersebut, keluarga punya peran penting dalam menciptakan pengguna jalan yang tertib. Jadi bukan cuma edukasi saja, tapi kebiasaan yang dilakukan orang tua bisa berdampak ke anak.

Baca juga: Ada Pekerjaan Overpass di Tol Cipularang, Arus Lalu Lintas Dialihkan

Kondisi kendaraan roda empat Toyota Innova berpelat polisi AA 933 FK, yang ringsek setelah mengalami kecelakaan di Jalan Tol Solo-Kertosono atau Solo-Ngawi, KM 512.800 Jalur B, Desa Karangturi, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (25/2/2023).KOMPAS.COM/Fristin Intan Sulistyowati Kondisi kendaraan roda empat Toyota Innova berpelat polisi AA 933 FK, yang ringsek setelah mengalami kecelakaan di Jalan Tol Solo-Kertosono atau Solo-Ngawi, KM 512.800 Jalur B, Desa Karangturi, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (25/2/2023).

Kombes Pol Mohammad Tora, Kasubdit Standar Cegah dan Tindak Ditkamsel Korlantas Polri mengatakan, orang tua harus belajar dan memberikan contoh yang baik dan harus sering mengawasi.

"Misal memanaskan motor atau mobil boleh, cuci motor juga, asal jangan dinaikin (dibawa) keluar. Orang tua harus tanamkan seperti itu," ucap Tora kepada Kompas.com di Jakarta, Sabtu (26/2/2023).

Selain itu, dari kebiasaan orang tua juga harus menjadi contoh yang baik. Misalnya seperti memakai helm ke mana pun walau jaraknya dekat, begitu juga soal sabuk keselamatan.

Baca juga: Aksesori Bapak-bapak buat Xpander 2022, Full Spec Cuma Rp 4 Jutaan


"Misal naik motor harus pakai helm, maksimal dua orang, bukan berapa orang," ucap Tora.

Jadi sebenarnya kembali lagi ke keluarganya. Selain itu butuh kemauan juga yang besar untuk mendidik anak dengan baik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke