Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Putra Mahkota Arab Saudi Mau Akuisisi F1, Siapkan Dana Rp 300 Triliun

Kompas.com - 23/01/2023, 17:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Arab Saudi berencana mengakuisisi ajang balap Formula One (F1) senilai 20 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 300 triliun, dalam waktu dekat.

Tawaran dengan nilai fantastis tersebut diajukan oleh Sovereign Wealth Fund (SWF) atau dana investasi khusus milik pemerintah Arab Saudi, kepada Liberty Media Corporation selaku pemilik F1 saat ini.

Mengutip Bloomberg, SWF Saudi yang dipimpin langsung oleh sang putra mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman, berencana menjadikan F1 sebagai salah satu investasi negara di sektor olahraga internasional.

Baca juga: Mazda6 Estate Jadi-jadian, Menjelma Jadi BMW

Mobil balap Ferrari F2003 GA dengan nomor chasis 299 yang dikendarai Michael Schumacher saat menjadi juara dunia Formula 1 (F1) 2003 dipamerkan menjelang lelang oleh Sotheby's di Jenewa, Swiss. (Foto oleh AFP/Fabrice Coffrini)AFP/FABRICE COFFRINI Mobil balap Ferrari F2003 GA dengan nomor chasis 299 yang dikendarai Michael Schumacher saat menjadi juara dunia Formula 1 (F1) 2003 dipamerkan menjelang lelang oleh Sotheby's di Jenewa, Swiss. (Foto oleh AFP/Fabrice Coffrini)

Sebagai Informasi, SWF Saudi telah menggelontorkan banyak dana investasi olahraga internasional. Salah satu bentuk investasinya adalah akuisisi klub Liga Inggris asal Tyne, Newcastle United.

Pihak Liberty Media Corporation belum memberikan tanggapan terkait penawaran tersebut. Namun SWF Saudi akan tetap mempertahankan posisinya sebagai penawar tertinggi untuk ajang balap jet darat dunia.

Pemilik F1 Saat Ini

Liberty Media Corporation adalah pemilik Formula One saat ini. Mereka mendapatkan kepemilikan usai membeli F1 dari Delta Topco Group seharga 4,6 miliar dollar AS atau Rp 68 triliun pada 2017 lalu.

Pebalap Red Bull Racing asal Belanda Max Verstappen (tengah) merayakan kemenangan kejuaraan dunia musim ini setelah kemenangannya di Grand Prix Jepang Formula 1 di Suzuka, prefektur Mie pada 9 Oktober 2022. Artikel ini menyajikan profil Max Verstappen. (Photo by Toshifumi KITAMURA / AFP)AFP/TOSHIFUMI KITAMURA Pebalap Red Bull Racing asal Belanda Max Verstappen (tengah) merayakan kemenangan kejuaraan dunia musim ini setelah kemenangannya di Grand Prix Jepang Formula 1 di Suzuka, prefektur Mie pada 9 Oktober 2022. Artikel ini menyajikan profil Max Verstappen. (Photo by Toshifumi KITAMURA / AFP)

Baca juga: Begini Pengawasan Jam Kerja Sopir Bus AKAP

Di bawah naungan raksasa media asal Amerika tersebut, F1 mengalami pertumbuhan peminat dengan jumlah besar. Sejak diakuisisi, jumlah penonton baru tumbuh sebanyak 4 persen per tahun atau 1,55 miliar.

Saat ini, Stefano Domenicali bertindak sebagai Presiden & CEO F1, menggantikan Chase Carey selaku CEO sebelumnya.

Adapun untuk posisi Managing Director dipegang oleh mantan bos Ferrari dan Brawn GP, Ross Brawn.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Bloomberg
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.