Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Seperti Apa Karakter Kampas Rem Mobil yang Bagus?

Kompas.com - 21/01/2023, 16:42 WIB

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Selain dibedakan oleh tipe mobil dan tahun produksinya, kampas rem yang dijual di pasaran juga memiliki level kualitas.

Mulai kampas rem dengan label genuin part atau orisinal, key value orisinal dengan kualitas lebih rendah, hingga kampas rem OEM, KW dan sejenisnya yang dijual di toko onderdil umum.

Ragam kampas rem tersebut menjadi bukti bahwa masing-masing kampas rem memiliki target pasar tersendiri. Secara umum, kampas rem bisa dibedakan menjadi empuk dan keras. Lantas, seperti apa sih kualitas kampas rem yang terbaik?

Baca juga: Ini Bahaya dan Kerugian Pakai Kampas Rem Mobil Palsu

Kampas rem asli dan imitasi bisa dibedakan dari materialnya. Pada barang palsu lebih berkilau karena banyak menggunakan bahan metal sedangkan yang asli lebih kasar.Febri Ardani Kampas rem asli dan imitasi bisa dibedakan dari materialnya. Pada barang palsu lebih berkilau karena banyak menggunakan bahan metal sedangkan yang asli lebih kasar.

Foreman Nissan Bintaro Ibrohim mengatakan, kampas rem yang terbaik adalah yang paling sesuai dengan kegunaan kendaraannya.

“Jika mobil tersebut dipergunakan untuk harian, maka mobil-mobil harian tentu sudah didesain paling ideal dengan onderdil yang direkomendasikan oleh pabrikan, bila kegunaan mobil sudah dialihkan menjadi mobil modifikasi untuk balap, tentu saja kampas rem harus menyesuaikan,” ucap Ibrohim kepada Kompas.com, Sabtu (21/1/2023).

Dia mengatakan kampas rem yang disediakan di bengkel resmi biasanya sudah disesuaikan dengan kebutuhan mobil tersebut.

Baca juga: Penyebab Kampas Rem Mobil Habis Tak Rata

Brembo edukasi pentinya pengecekan rem sebelum mudikBrembo Brembo edukasi pentinya pengecekan rem sebelum mudik

 

“Kalau rotor disc atau piringan rem masih menggunakan bawaan pabrik, maka kampas rem terbaik ya yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan, tapi bila sudah diganti maka kampas remnya juga harus disesuaikan dengan kebutuhan,” ucap Ibrohim.

Dia mengatakan kekerasan kampas rem menjadi patokan apakah cocok atau tidak dengan rotor disc yang terpasang.

“Jika kampas rem memiliki bahan yang terlalu keras, maka dampaknya akan membuat rotor disc kalah, akibatnya rotor disc cepat uas, namun bila kampas rem terlalu empuk itu kampas rem menjadi cepat habis,” ucap Ibrohim.

Baca juga: Jangan Tergiur Harga Murah, Pakai Kampas Rem Palsu Banyak Ruginya

Pelek dan ban yang digunakan oleh mobil listrik yang diyakini sebagai Hyundai Ioniq 5 NDok. Autoexpress.co.uk Pelek dan ban yang digunakan oleh mobil listrik yang diyakini sebagai Hyundai Ioniq 5 N

Dia mengatakan akan lebih baik jika pemilik mobil mengikuti rekomendasi dari pabrikan, karena itu sudah merupakan kampas rem dengan komposisi bahan yang paling pas.

“Kampas rem yang terbaik tentu saja bukan kampas rem yang memiliki spesifikasi tinggi, tapi kampas rem yang paling cocok dengan rotor disc yang terpasang di mobil, itu sebabnya produk kampas rem racing umumnya menjual kampas sekalian bersama dengan rotor disc dan kalipernya,” ucap Ibrohim.

Dia mengatakan kampas rem dengan karakter yang paling mendekati genuine part adalah yang terbaik. Apapun itu merek dan harganya. 

Baca juga: Kampas Rem Mobil Tipe Cakram Tipis Sebelah, Normal atau Tidak?

Pelek BMW 530i Touring M SportKompas.com/Donny Pelek BMW 530i Touring M Sport

Jadi, karakter kampas rem yang terbaik adalah kampas yang memiliki bahan yang paling sesuai dengan kebutuhan mobil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.