Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 15/01/2023, 18:41 WIB
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Setelah mobil digunakan, wajar saja bila pelek menjadi panas karena proses gesekan ban dengan permukaan jalan, dan akan semakin panas bila mobil melaju di jalanan yang macet.

Hal itu bisa terjadi karena kondisi jalan yang macet akan membuat pengendara sering memainkan pedal rem. Perlu diketahui efek dari gaya pengereman tentu bisa membuat pelek panas.

Ketika rem bekerja, kampas rem akan bergesekan dengan piringan atau tromol rem sehingga panas akan meningkat dan perlahan merambat ke pelek. Tapi, bila yang panas hanya salah satu pelek, pertanda apa itu?

Baca juga: Seperti Apa Karakter Pelek Mobil yang Bagus?

Pelek BMW 530i Touring M SportKompas.com/Donny Pelek BMW 530i Touring M Sport

Foreman Nissan Bintaro Ibrohim mengatakan, jika panas hanya terdeteksi pada salah satu pelek setelah mobil digunakan, itu bisa menjadi tanda masalah pada sistem rem.

“Bila salah satu saja pelek yang panas, itu bisa jadi pertanda sistem rem bermasalah, kemungkinan rem pada sisi roda yang panas tersebut mengalami macet, sehingga gaya geseknya lebih besar daripada roda lainnya,” ucap Ibrohim kepada Kompas.com, Minggu (15/1/2023).

Dia mengatakan meski pedal rem tidak diinjak, rem yang mengalami macet akan terus menerus bekerja dan menghasilkan panas berlebih.

Baca juga: Mengenal Pitch Circle Diameter pada Pelek Mobil

Pelek dan ban yang digunakan oleh mobil listrik yang diyakini sebagai Hyundai Ioniq 5 NDok. Autoexpress.co.uk Pelek dan ban yang digunakan oleh mobil listrik yang diyakini sebagai Hyundai Ioniq 5 N

“Rem macet kan artinya dia akan terus bekerja selama kendaraan melaju meski pedal rem tidak diinjak, jadi ini bisa menyebabkan salah satu pelek panas,” ucap Ibrohim.

Dia mengatakan sebenarnya panas pelek memang akan berbeda antara roda belakang dan depan berdasarkan porsi gaya pengereman.

“Rem depan wajarnya akan mampu menghasilkan gaya pengereman lebih besar daripada roda belakang, perbandingannya bisa mencapai 60 berbanding 40 lebih besar gaya pengereman roda depan, jadi pelek roda depan berpotensi lebih panas,” ucap Ibrohim.

Baca juga: Jangan Sampai Salah, Begini Tips Beli Pelek Bekas untuk Mobil

Jadi, ketika pelek mobil Anda mengalami panas yang berbeda antara kanan dan kiri, kemungkinan besar ada masalah pada sistem rem mobil. Segera lakukan pemeriksaan ke bengkel kepercayaan untuk mendapatkan pertolongan daripada berisiko di jalan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.