Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

MGPA Kejar Homologasi FIA Sirkuit Mandalika, buat Balapan Mobil

Kompas.com - 15/01/2023, 08:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat sudah melaksanakan dua kali balap World Superbike (WSBK) dan sekali MotoGP sejak 2021.

Bukan cuma menyelenggarakan balap motor dengan skala internasional, Sirkuit Mandalika kini sedang berusaha mendapatkan homologasi untuk bisa melangsungkan balapan mobil.

Bambang Soesatyo atau Bamsoet, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) mengatakan, IMI sedang mendorong agar Sirkuit Mandalika bisa juga melaksanakan balap mobil.

Baca juga: ARRC Kembali ke Indonesia, Balapan di Sirkuit Mandalika

Foto udara jalur lintasan Pertamina Mandalika International Street Circuit yang selesai diaspal ulang di KEK Mandalika, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (26/10/2022). Menjelang gelaran World Superbike (WSBK) Mandalika 2022 pada 11-13 November mendatang, ITDC dan MGPA membenahi jalur lintasan atau track improvement  Sirkuit Mandalika, diantaranya pengaspalan ulang permukaan lintasan, pelebaran run-off dan pengecatan kerb yang secara keseluruhan ditargetkan selesai akhir Oktober 2022. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/rwa.ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi Foto udara jalur lintasan Pertamina Mandalika International Street Circuit yang selesai diaspal ulang di KEK Mandalika, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (26/10/2022). Menjelang gelaran World Superbike (WSBK) Mandalika 2022 pada 11-13 November mendatang, ITDC dan MGPA membenahi jalur lintasan atau track improvement Sirkuit Mandalika, diantaranya pengaspalan ulang permukaan lintasan, pelebaran run-off dan pengecatan kerb yang secara keseluruhan ditargetkan selesai akhir Oktober 2022. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/rwa.

"Ananda Mikola melaportkan, kita (akan) homologasi untuk sampai Grade II FIA, sehingga Formula 2 bisa balap di sana, GT3, Endurance LeMans, itu bisa dilakukan di Mandalika," ucap Bamsoet di Jakarta belum lama ini.

Mengenai kapan dilaksanakan homologasi FIA, Priandhi Satria, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan beberapa rekomendasi dari FIA.

"Saya tunggu WSBK baru pasang track limit untuk homologasi Grad II FIA. Harapan saya, Mei sudah di tangan (homologasi), berarti sudah siap melaksanakan balap roda empat di bawah FIA," ucap Andhi.

Baca juga: Smoot Zuzu, Desain Identik Vespa Tapi Listrik Rp 20 Juta

Menurutnya, rekomendasi dari FIA agar bisa mendapatkan homologasi cukup minor, bisa dikerjakan. Rekomendasi yang paling sulit adalah mengenai track limit yang harus diubah di beberapa tikungan.

"Sekarang lapisannya, sirkuit, curbs, aspal lebar 50 cm baru habis itu rumput. Bagaimana implementasi pembatasnya (untuk FIA), di atas itu, dilebarkan, dibaut atau gimana. Tapi yang pasti harus bisa dicopot agar tetap bisa dipakai balap motor," ucapnya.

Selain soal track limit, ada permintaan kalau posisi garis 100 meter atau 50 meter dari tikungan dipindah, dari yang tadinya di bawah, menjadi ke atas.

"Motor kan speed-nya (garis 100 meter, 50 meter) ada di lintasan, kalau mobil harus di atas, jadi dia minta dipasang, minor," ucap Andhi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.