Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Banyak Motor dengan Lampu Belakang Mati di Lintas Sumatera, Berbahaya

Kompas.com - 02/12/2022, 14:01 WIB

RANTAUPRAPAT, KOMPAS.com - Tim Merapah Trans-Sumatera 2022 baru saja menyelesaikan perjalanan dari Jakarta ke Banda Aceh. Selama touring, ada saja kejadian yang cukup memprihatinkan yang ditemukan tim.

Misal seperti saat perjalanan dari Pekanbaru menuju Rantauprapat, kami kerap menemui motor dengan lampu belakang yang mati di malam hari. Tentu ini sangat berbahaya karena jadi tidak terlihat oleh pengguna jalan lain.

Apalagi untuk jalan Lintas Sumatera yang kami lewati sangat minim lampu penerangan jalan. Jadi pengemudi kerap kaget saat tiba-tiba di depannya ada pengendara yang tidak terlihat dari jauh.

Baca juga: Truk Tabrak Pengendara Motor, Hindari Potong Jalan Saat Menyeberang

Pengendara motor yang lampu belakangnya matiKOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Pengendara motor yang lampu belakangnya mati

Menurut Jusri Pulubuhu, Founder & Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting, kejadian seperti itu menandakan kalau pengendara motor masih tidak atau belum memiliki pengetahuan yang baik terhadap keselamatan.

"Saat di jalan bukan cuma keterampilan, tapi bagaimana kita berperilaku. Perilaku ini timbul karena adanya pengetahuan," ucap Jusri kepada Kompas.com, Kamis (1/12/2022).

Kalau diperhatikan, dalam kondisi jalanan gelap, aspal yang hitam, tidak pakai helm, lampu belakang mati, sebenarnya membahayakan dirinya sendiri. Bisa dibilang pengetahuan soal keselamatan dirinya sendiri saja masih kurang.

Baca juga: Pilihan Sedan Bekas Rp 50 Jutaan di Semarang


"Kalau yang punya akal, pasti takut dengan hal yang membahayakan," kata Jusri.

Jusri mengatakan, kalau pengendara tadi memang selamat selama perjalanan, mungkin memang karena dia beruntung. Bayangkan saja, belasan kendaraan yang menyalip dia tapi tidak ada yang menabraknya.

"Kalau dia tadi dilewati 10 kendaraan yang nyaris menabrak, mungkin yang kesebelas dia bisa kena (kecelakaan)," kata Jusri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.