Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/11/2022, 07:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kendati sudah dirakit secara lokal, baterai pada Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid masih tergolong mahal yaitu Rp 30 jutaan. Sehingga para pemilik, disarankan menghindari hal-hal yang dapat menggugurkan garansi.

Dijelaskan Herry Darmasaputra, Area Business Manager Auto2000 Northwest di Jakarta Utara, sebenarnya harga tersebut lebih murah dari baterai pada model Prius dan Camry saat debut perdananya.

Namun, memang diakui bahwa saat ini baterai masih menjadi komponen yang menguasai cukup besar dari total komponen di kendaraan listrik sekalipun teknologinya hybrid.

Baca juga: Pembeli Innova Zenix, Mereka yang Punya Gaji Rp 30 Jutaan

Toyota Kijang Innova Zenix HybridDok. TAM Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid

"Memang untuk harga baterai kita di kisaran Rp 30 jutaan. Tetapi ini kita garansi 8 tahun atau 160.000 kilometer," kata Herry, Jumat (25/11/2022).

"Dulu kita ingat Prius dan Camry, baterainya kalau sekali ganti bisa Rp 60 jutaa. Kala itu, basisnya memakai nikel sekarang lithium. Jadi memang Toyota berkomitmen agar baterai ini setiap tahunnya tambah murah, tambah massa, dan bisa dipakai di manapun," ucap Herry.

Walau demikian, ia mengatakan bahwa para pengguna Innova Zenix Hybrid tidak perlu khawatir karena baterai sudah dibuat sangat aman. Bahkan dalam salah satu pengujian komponen itu, direndam air.

"Jadi sangat aman kecuali memang ada modifikasi seperti pergantian lampu LED, audio, dan lainnya (yang bersangkutan dengan kelistrikan). Tapi tentu kita tidak langsung untuk menggugurkan garansi, dicek dahulu," ucap dia.

Baca juga: Pesan Innova Zenix Hybrid Inden Sampai 6 Bulan

Proses pengecatan bodi Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid di pabrik TMMIN, Karawang, Jawa Barat.Toyota/TMMIN Proses pengecatan bodi Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid di pabrik TMMIN, Karawang, Jawa Barat.

Sebelumnya disebutkan bahwa PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) telah merakit baterai yang digunakan di Innova Zenix Hybrid.

Lebih rinci, dari 32 komponen yang berada di baterai (termasuk sel dan modulnya) sudah ada 14 bagian yang sudah dilokalisasi atau diproduksi menggunakan lokal komponen.

Adapun kapasitas baterai di mobil terkait, merupakan tipe non-Liquid electrolyte dengan kapasitas 7,2 volt/module atau 201,6 volt/stack 2,8 Ah (SOC 40 persen) sampai 7.0 aH (SOC 100 persen). Baterai tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 27 kilowatt (kW).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.