Kompas.com - 15/11/2022, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol turut menghadiri KTT G20 di Bali. Namun, ada momen yang menarik ketika orang nomor satu di Korea Selatan tersebut tiba.

Yoon Suk-yeol turun dari pesawat didampingi sang istri Kim Kun-hee. Tapi, keduanya dijemput tidak menggunakan Genesis G80 yang notabene merupakan mobil buatan Korea Selatan.

Baca juga: Berikut Angkutan Barang yang Boleh Melintas Selama KTT G20 Berlangsung

Keduanya malah terlihat menaiki Mercedes-Benz S600 Guard. Kemungkinan besar dari pihak Korea Selatan lebih mementingkan keamanan, sehingga yang dipilih mobil mewah tersebut.

Presiden Korea Selatan lebih mengutamakan keselamatan dan keamananDok. YouTube Sekretariat Presiden Presiden Korea Selatan lebih mengutamakan keselamatan dan keamanan

Untuk diketahui, S600 Guard telah mendapatkan sertifikat VR10, yakni sertifikasi tingkat perlindungan tertinggi untuk kendaraan non-militer.

Perlindungannya mencakup daya tahan kaca dari senapan serbu. Kacanya terbuat dari polikarbonat dengan ketebalan tertentu yang dapat meredam hantaman peluru kaliber 7,62 mm.

Baca juga: 41 Unit Bus Listrik Digunakan Selama KTT G20, 30 Buatan Indonesia

Tidak hanya tahan serangan peluru, S600 juga mengusung sertifikasi ERV 2010 sebagai kendaraan yang tahan ledakan. Mobil dirancang dengan sasis dan pertahanan khusus yang memastikan kuat terhadap ledakan.

Presiden Korea Selatan lebih mengutamakan keselamatan dan keamananDok. YouTube Sekretariat Presiden Presiden Korea Selatan lebih mengutamakan keselamatan dan keamanan

Soal mesin, Mercy lebih percaya kepada mesin V12 yang memiliki kapasitas hingga 6.000 cc. Mesin tersebut dapat menghasilkan 530 tk dan torsi 830 Nm. Kecepatan maksimumnya disebut hanya tembus 160 kilometer per jam.

Sisi kenyamanan didukung suspensi udara AIRMATIC, Anti Slip Regulation (ASR) serta Electronic Stability Program (ESP). Sebagai perlindungan ekstra, tersedia ban run-flat atau yang tetap bisa dipakai meski kempis hingga jarak sejauh 30,5 km.

Genesis G80KOMPAS.com/Ruly Kurniawan Genesis G80

Menanggapi artikel ini, juru bicara Presiden Republik Korea memberikan hak jawab.

“Indonesia sebagai presidensi G20 memfasilitasi mobil anti-peluru sebagai tambahan untuk beberapa negara termasuk Korea Selatan atas pertimbangan bahwa mobil anti-peluru tersebut diperlukan untuk tujuan keamanan,” tulis keterangan resmi Juru Bicara Presiden Republik Korea, Kamis (24/11/2022).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.