Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mitsubishi Fuso eCanter di Indonesia Masih Berstatus Terus Diuji Coba

Kompas.com - 27/10/2022, 11:02 WIB
Muhammad Fathan Radityasani,
Agung Kurniawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Truk listrik yang dibawa oleh PT Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) yakni Mitsubishi Fuso eCanter memang sudah hadir di Indonesia. Bahkan truk listrik light duty tersebut sudah diuji coba di Denpasar dan sekarang di Jakarta.

Sebelumnya, eCanter diuji coba di Denpasar pada Agustus untuk mendistribusikan bahan baku ke pabrik dan medukung pengiriman. Sedangkan di Jakarta, Proof of Concept (PoC) ini dilakukan dari September bersama B-Log.

Lalu bagaimana respon setelah dilakukan uji coba tersebut atau PoC terhadap Mitsubishi Fuso eCanter?

Baca juga: Lihat Keandalan Fuso eCanter Jadi Truk di Area Konstruksi

Fuso eCanter di GIIAS 2022KOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Fuso eCanter di GIIAS 2022

Duljatmono, Sales & Marketing Director of PT KTB mengatakan, respon dari pengusaha yang lakukan uji coba adalah positif, atau cukup baik.

"Masih proses (PoC), yang jelas responnya positif, jadi cukup baik. Kedua, ini masih jalan di Jakarta, mungkin enggak lama lagi," ucap Duljatmono kepada Kompas.com, Rabu (26/10/2022).

Duljatmono menjelaskan, PoC eCanter tidak berhenti di Jakarta. Jadi setelah Jakarta, akan ada PoC lainnya baik di lokasi yang berbeda atau di perusahaan yang berbeda.

Baca juga: Impresi Awal Jajal Motor Listrik Yamaha E01, Rasanya Mirip Naik NMAX


"Abis itu ada lagi, bukan selesai. Jadi PoC atau tes market untuk konsumen ini masih jalan terus," ucap Duljatmono.

Duljatmono kemudian mengatakan, eCanter belum bisa dijual sepanjang proses PoC. Jadi masih dikumpulkan bagaimana respon pasar, komentar, penerimaan, apakah bagus atau tidak eCanter digunakan sebagai armada kerja.

"Itu kan dari sisi produk, berikutnya dari sisi fasilitas infrastruktur, bagaimana program pemerintah, itu belum ada kejelasan," kata Duljatmono.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com