Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Selain Kampas, Ini Penyebab Lain Transmisi Matik Selip

Kompas.com - 18/10/2022, 15:31 WIB
Dicky Aditya Wijaya,
Stanly Ravel

Tim Redaksi

SEMARANG,KOMPAS.com - Gejala kerusakan komponen transmisi matik yang paling sering yaitu terjadi adalah selip ketika perpindahan gigi.

Selain imbas pelat kopling tipis, selip transmisi juga disebabkan karena adanya masalah pada valve body

Fungsi dari valve body transmisi matik menjadi bak penampungan oli sementara sebelum masuk rumah kopling, torque converter, dan sistem pendingin transmisi. 

Prosesnya diatur Electronic Control Unit (ECU) agar pasokan pelumas sesuai kebutuhan transmisi. Sebelum tersirkulasi, oli matik melalui tahap penyaringan di filter valve body.

Baca juga: Akselerasi Mobil Matik Berat, Cek Kondisi Kampas Koplingnya

Oli yang lolos filtrasi, akan dibawa ke sleeve manual yang terhubung komponen linckage. Secara gampang, komponen valve body bertugas mengatur ritme perpindahan gigi transmisi pada posisi manual mode atau otomatis. 

Indikasi kerusakan biasanya terasa dari perpindahan gigi yang lambat, berlaku khusus mode otomatis. Sehingga banyak pengendara yang menganggap hal itu seperti selip.

Tak jaranga yang langsung memvonis bahwa kemungkinan kampas kopling matik sudah menipis.

Baca juga: TNI Sebut Prajurit AL yang Diduga Bunuh Jurnalis di Banjarbaru Tak Keluar Satuan sejak 17 Maret

Kemudian, kerusakan valve body juga bisa di deteksi saat mengaktifkan mode manual, perpindahan gigi seperti ada hentakan. 

Hermas E Prabowo Pemilik Worner Matic mengatakan, kerusakan valve body masalahnya bersumber pada pasokan oli yang terlambat masuk melumasi komponen mekanikal transmisi. 

"Sensor oli di valve body rusak dan ECU tidak membaca informasi pasokan oli. Fungsinya juga melaporkan suhu oli transmisi ketika sirkulasi berjalan, supaya sistem pendinginan transmisi bekerja baik," ucap Hermas kepada Kompas.com, Selasa (18/10/2022). 

Baca juga: Begini Cara Aman Membersihkan Ruang Mesin Mobil

Berikutnya, kata dia, tekanan oli matik yang berkurang juga mempengaruhi kinerja solenoid. Kerusakan transmisi bisa bertambah parah bahkan tak bisa dioper sama sekali. 

"Dua-duanya rusak mobil tak bisa jalan. Solenoid dan valve body saling terhubung dan berbagi tugas mengatur aliran oli masuk girboks," katanya. 

Saat dibongkar, filter oli matik juga diganti karena kertas saringan biasanya kotor tertutup kotoran gram besi. 

Baca juga: Bukan Kecelakaan Tunggal, Jurnalis Juwita Tewas Dibunuh Oknum TNI AL

Filter oli sendiri, biasanya baru akan diganti ketika mobil menjalani perbaikan besar atau overhaul. 

 

"Telat ganti oli matik, filter oli bisa tersumbat. Tekanan pompa oli ikutan terganggu dan sirkulasi oli masuk girboks jadi lambat," kata dia. 

Hermas mengatakan, biaya perbaikan valve body transmisi matik mobil jenis MPV biasanya berkisar Rp 6 - 8 jutaan. Harga tersebut lengkap beberapa part seperti sensor temperatur, sensor tekanan, dan selector solenoid

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Mudik Tak Biasa, Pulang Kampung Naik Kapal Perang KRI Banjarmasin
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau