Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/10/2022, 18:11 WIB
Aprida Mega Nanda,
Azwar Ferdian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 akan segera berlangsung di Bali, tepatnya pada 15-16 November 2022.

Jelang perhelatan tersebut, Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi pastikan kesiapan posko dan kendaraan yang akan digunakan para personel untuk memperkuat pengamanan dan kelancaran jalur yang akan digunakan.

“Kita ingin melihat kesiapan posko yang nanti akan digunakan petugas untuk pemantauan selama kegiatan pergeseran mobil pengamanan dari satu titik ketitik yang lain,” ucap Firman dikutip dari NTMC Polri, Minggu (9/10/2022).

Baca juga: Plus Minus Aturan STNK Diblokir Sampai Kendaraan Jadi Bodong

“Sekaligus kita juga mengkonsolidasikan untuk rute-rute yang kemarin sudah kita laksanakan survei lebih awal kita cek kembali untuk memastikan kesiapan dan kelancaran,” lanjutnya.

Selain itu, menurut Firman perlu adanya kesiapan meliputi aspek keselamatan untuk tamu negara dan masyarakat, oleh karena itu diperlukan pelatihan untuk mengemudi kendaraan. Terutama dalam mengemudikan kendaraan listrik yang akan digunakan para personel pada KTT G20.

Kendaraan kepolisian untuk pengawalan KTT G20Youtube NTMC Polri Kendaraan kepolisian untuk pengawalan KTT G20

“Kendaraan harus disiapkan dengan baik sehingga tidak ada kesulitan dalam pelaksanaan tugas. Kita akan latihan lagi, masih ada proses kegiatan yang akan kita laksanakan kedepan sampai pada latihan untuk evakuasi kontingensi,” kata Firman.

Sebelumnya Korlantas Polri tengah melatih 264 personel pengawalan tamu VVIP KTT G20 mengemudikan kendaraan listrik. Seperti diketahui, kendaraan listrik akan digunakan sebagai kendaraan operasional selama acara internasional tersebut.

Baca juga: Mobil Sering Lewat Genangan Air, Cek Bearing Roda

“Ada perbedaan signifikan antara kendaraan listrik dan kendaraan konvensional,” kata Kasi Pengawalan Subdit Wal PJR Ditgakkum Korlantas Polri AKBP Pramono.

Ia menjelaskan, perbedaan pertama antara kendaraan listrik dan konvensional terletak pada suara mesin saat kendaraan menyala.

Untuk kendaraan konvensional, mesin dalam keadaan menyala indikatornya mengeluarkan suara, sedangkan kendaraan listrik hampir tidak terdengar suaranya.

Selain itu, berbagai fitur kendaraan listrik juga diajarkan supaya tidak ada kendala mendasar yang terjadi dalam mengemudi kendaraan listrik tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com