Sudah Ada 23.000 Kendaraan Listrik yang Terdaftar di Indonesia

Kompas.com - 06/10/2022, 07:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, Birgjen Pol Yusri Yunus mengungkapkan saat ini sedikitnya sudah ada sekitar 23.000 unit kendaraan listrik yang terdaftar dan legal digunakan di Indonesia.

Jumlah tersebut, merupakan akumulasi hingga periode September 2022 ini, di mana 22.000 unit di antaranya merupakan sepeda motor listrik alias kendaraan roda dua.

"Kemudian saat ini juga sudah ada 186 unit mobil dan motor listrik untuk dapat mendukung agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 nanti," kata dia dalam siaran pers di kanal NTMCPolri, Rabu (5/10/2022).

Baca juga: Jumlah Kepemilikan Mobil di Indonesia Tembus 20 Juta Unit

Test ride motor listrik Alva One di ajang GIIAS 2022KOMPAS.com/ADITYO WISNU Test ride motor listrik Alva One di ajang GIIAS 2022

"Kendaraan listrik ini ada tandanya, yaitu dengan garis biru pada pelat nomor kendaraannya atau Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB)," lanjut Yusri.

Torehan ini dipercaya akan semakin meningkat sehingga bisa mencapai target yang sudah dicanangkan Presiden RI Joko Widodo, yaitu produksi 2 juta unit motor listrik sampai 2023.

Sebab berbagai strategi sudah mulai dirampungkan oleh pihak Polri dalam mendukung program dimaksud. Di samping itu, pemerintah pun kerap untuk menurunkan aturan yang senada dengan komitmen itu.

"Ke depannya, semua kendaraan yang digunakan untuk patroli lalu lintas juga menggunakan listrik. Mudah-mudahan dengan Inpres 7/2022 yang dikeluarkan kemarin, yang mana mengharuskan penggunaan kendaraan listrik di wilayah Kementerian dan TNI/Polri bisa mendorongnya," ucap Yusri.

Baca juga: Komponen Apa Saja yang Perlu Dicek Setelah Mobil Menerjang Banjir?

Motor listrik custom di Kustomfest 2022KOMPAS.com/STANLY RAVEL Motor listrik custom di Kustomfest 2022

Selain itu ia juga bilang ada beberapa usaha lain untuk penyesuaian kendaraan listrik pada administrasi seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Jadi, berapapun kendaraan listrik yang hendak didaftarkan di Polri, maka sudah bisa dilakukan sampai terbitnya STNK dan BPKB khusus baru.

"Nomor rangka kendaraan listrik sangat panjang, maka STNK dan BPKB sudah kami ubah dan sesuaikan, ada garis birunya," kata dia.

"Kemarin sempat ada kendala, kendaraan listrik nomor rangka ada nomor mesin tak ada. Maka kami menemukan pengganti nomor mesin dengan nomor penggerak," ucap Yusri lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.