Pendaftar BBM Subsidi Tembus 2,6 Juta, Kapan Regulasinya Keluar?

Kompas.com - 26/09/2022, 09:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) mulai melakukan uji coba pembatasan pembelian Pertalite. Saat ini masyarakat hanya boleh mengisi bahan bakar minyak (BBM) subsidi tersebut sebanyak 120 liter per hari.

Uji coba pembatasan pembelian Pertalite berlaku di semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) Pertamina.

Sayangnya, meski sudah ada jatah sementara untuk Pertalite, kejelasan soal aturan kendaraan yang bisa membeli BBM RON 90 itu masih belum keluar.

Padahal, sejak program pendaftaran BBM subsidi dibuka pada Juli lalu, jumlahnya sampai saat ini terus meningkat.

Baca juga: Hasil Klasemen Usai MotoGP Jepang 2022, Quartararo Makin Menjauh

Menurut Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, jumlah masyarakat yang mendaftarkan mobilnya sudah lebih dari dua juta.

BBM Subsidi Pertalite. Pertamina buka suara soal isu Pertalite jadi lebih boros sejak harga naik.KOMPAS.com/STANLY RAVEL BBM Subsidi Pertalite. Pertamina buka suara soal isu Pertalite jadi lebih boros sejak harga naik.

"Sampai saat ini itu sudah 2,6 juta pendaftar dan terus berjalan. Dari jumlah itu sekitar 71 persen yang daftar untuk Pertalite," ujar Irto, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (24/9/2022).

Lalu, kapan aturan kriteria kendaraan yang boleh mengonsumsi Pertalite akan diterapkan?

Saat menanyakan hal ini, Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Saleh Abdurrahman tak memberikan jawaban yang pasti karena masih menunggu.

Demikian juga ketika ditanya soal adanya isu yang berkembang bila program pembatasan BBM subsidi ditunda karena kenaikan harga dan hal lainnya.

Baca juga: Ada Fenomena Antrean Kendaraan di SPBU, Beli BBM Bisa 20 Menit

Seorang petugas SPBU di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, mencopot papan harga bensin Pertamax 92 seiring dengan kenaikan harga BBM, Sabtu (3/9/2022). Naiknya harga BBM berimbas pada melonjaknya biaya operasional jasa angkutan logistik.
KOMPAS.com/Tria Sutrisna Seorang petugas SPBU di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, mencopot papan harga bensin Pertamax 92 seiring dengan kenaikan harga BBM, Sabtu (3/9/2022). Naiknya harga BBM berimbas pada melonjaknya biaya operasional jasa angkutan logistik.

"Masih kita tunggu (terkait regulasi untuk Pertalite). Untuk itu (kabar diundur) belum tahu juga, jadi bagusnya ya kita tunggu saja," ujar Saleh kepada Kompas, Minggu (25/9/2022).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.