Kompas.com - 08/09/2022, 14:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanjakan merupakan momok buat pengemudi mobil terutama pengemudi pemula, khususnya yang memakai transmisi manual.

Ada perasaan takut mobil tidak kuat menanjak. Walaupun memang ada beberapa kondisi yang menyebabkan mobil gagal menanjak. Misal seperti kondisi mobil yang kurang prima, jalanan yang tidak rata atau licin, dan salah teknik mengemudi.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Ganti Pelek Aftermarket Bikin Mobil Boros BBM?

Ertiga gagal nanjak di jalan licininstagram.com/_indocarstyle_ Ertiga gagal nanjak di jalan licin

Sebagai pengemudi, bagaimana cara agar tidak panik ketika mobil tidak bisa menanjak?

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, usahakan agar pengemudi tidak panik dan tetap tenang walaupun mobil tidak bisa menanjak saat percobaan pertama.

"Tenangkan pikiran dan introspeksi diri apa yang menjadi masalah sehingga gagal menanjak," ucap Sony kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Alasan Kenapa Timbul Bercak Karat di Piringan Cakram Mobil

Salah seorang mobil pemudik mogok akibat tak kuat menanjak dan mendapatkan bantuan warga serta petugas Kepolisian di Tanjakan Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (6/5/2022).KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Salah seorang mobil pemudik mogok akibat tak kuat menanjak dan mendapatkan bantuan warga serta petugas Kepolisian di Tanjakan Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (6/5/2022).

Masalah mobil yang gagal menanjak bisa karena kurangnya kecepatan atau momentum saat mau melewatinya. Selain itu bisa juga karena salah memilih gigi transmisi sehingga mobil terasa kehabisan napas.

"Hal kedua yang dilakukan adalah cari rumus operasional yang benar dan jadikan referensi pada percobaan berikutnya," kata Sony.

Puluhan siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 128 Jakarta, Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur, menjadi korban percobaan penculikan. Pelaku menggunakan mobil, lalu mengajak para korban mengantar pulang sekolah.DOK. ISTIMEWA Puluhan siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 128 Jakarta, Halim Perdanakusuma, Makasar, Jakarta Timur, menjadi korban percobaan penculikan. Pelaku menggunakan mobil, lalu mengajak para korban mengantar pulang sekolah.

Jadi mobil bisa mundur secara perlahan ke permukaan jalan yang lebih rata. Sehingga sebelum menemui tanjakan sudah membawa kecepatan atau momentum yang besar, selain itu juga pakai gigi yang rendah.

"Terakhir, lakukan percobaan berikutnya dengan percaya diri dan bisa dipandu orang lain," ucap Sony.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.