Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 30/08/2022, 08:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Ajang balap motor MotoGP dinilai mulai kehilangan pamor dan ditinggalkan penonton.

Dalam beberapa balapan tahun ini, seperti di Portimao dan Jerez, jumlah penontonnya berkurang drastis dibandingkan tahun lalu. Bahkan, pada saat balapan digelar di Sirkuit Mugello, diketahui tiket yang terjual hanya setengah dari musim 2021.

Tak sedikit pula yang beranggapan bahwa popularitas MotoGP disebut sudah mulai dikalahkan dengan ajang Formula One (F1).

Baca juga: Red Bull Racing Bisa Raih Podium Ganda di GP Belgia

Dorna Sports belum lama ini juga mengambil langkah untuk meningkatkan popularitas MotoGP, salah satunya adalah menerapkan Sprint Race MotoGP pada musim 2023.

Sepinya penonton MotoGP beberapa tahun belakangan ini bisa jadi tak terlepas dari pensiunnya sosok Valentino Rossi yang menjadi tokoh utama dalam ajang balap motor tersebut.

Mantan pebalap MotoGP Jorge Lorenzo pun turut memberikan komentarnya mengenai kondisi MotoGP saat ini yang perlahan mulai ditinggalkan oleh para penggemarnya.

Valentino Rossi diapit oleh Jorge Lorenzo (kiri) dan Marc Marquez (kanan) pada sesi konferensi pers jelang MotoGP Jepang 2015 pada 8 Oktober 2015.AFP/KAZUHIRO NOGI Valentino Rossi diapit oleh Jorge Lorenzo (kiri) dan Marc Marquez (kanan) pada sesi konferensi pers jelang MotoGP Jepang 2015 pada 8 Oktober 2015.

Dikutip dari AS, Lorenzo mengatakan, turunnya pamor MotoGP disebabkan dari sikap para pebalap. Menurut dia, saat ini semua rider MotoGP tampak seperti teman, padahal justru peperangan di lintasan balaplah yang menjadi daya tarik bagi penonton.

“Pertempuran tanpa henti membuat ramai penonton. Sekarang mereka semua tampak seperti teman,” ucap Lorenzo dikutip dari AS, Senin (29/8/2022).

Mantan pebalap Yamaha itu mengungkapkan, MotoGP beberapa tahun terakhir berbeda ketika dirinya masih menjadi rival Valentino Rossi dan Marc Marquez.

Baca juga: Kendaraan Listrik Dipercaya Bisa Kurangi Impor BBM

Ia mengatakan, pada saat itu aksi menarik di lintasan kerap terjadi setiap akhir pekan balapan, seperti peristiwa Sepang 2015 di mana terjadi duel sengit antara Rossi dan Marquez, atau di Jerez tahun 2011 yang melibatkan Stoner dengan Valentino Rossi.

"Sekarang mereka semua tampak seperti teman. Quartararo tidak berbicara dengan Bagnaia seperti yang saya lakukan dengan Rossi. Pecco tidak berbicara dengan Martin seperti yang dilakukan Valentino dengan Stoner,” katanya.

Namun, Lorenzo menambahkan, saat MotoGP Mandalika, beberapa rider cukup menunjukkan aksi rivalitas saat balapan. Seperti yang terjadi antara Quartararo dan Miller, di mana mereka saling menuduh terlalu agresif ketika berkendara.

“Jadi rivalitas tetap ada, dengan citra yang mengutamakan sportivitas di atas segalanya,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.