Kompas.com - 26/08/2022, 08:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini video viral di media sosial beberapa pemotor terjatuh akibat polisi tidur yang membentang di Jalan Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Polisi tidur yang dilaporkan menjadi penyebab sejumlah pemotor terjatuh akhirnya dibongkar.

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara Ilham Raya mengatakan bahwa polisi tidur itu dibangun oleh jajarannya. Setelah video viral polisi tidur tersebut dibongkar pada Kamis (24/8/2022) siang.

Baca juga: Tak Tunggu Sembuh 100 Persen, Marquez Ingin Langsung Balapan

Ilustrasi polisi tidur sesuai ketentuanbarcoproducts.com Ilustrasi polisi tidur sesuai ketentuan

"Dua titik (polisi tidur) sudah dibongkar, dua lagi malam ini. Ada empat titik, dua dibongkar malam ini," ujar Ilham, Kamis petang.

Budiyanto, pemerhati masalah transportasi dan hukum mengatakan, polisi tidur sebetulnya hanya istilah yang digunakan masyarakat untuk menyebut "gundukan" pengurang kecepatan di jalan.

"Istilah polisi tidur sebenarnya tidak ada dalam peraturan perundang-undangan," kata Budiyanto kepada Kompas.com, Kamis (25/8/2022).

"Dalam Undang - Undang Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan serta aturan turunannya Permenhub No 14 tahun 2021 istilah yang benar adalah alat pengendali dan pengaman pengguna jalan," kata dia.

Baca juga: Kandungan Lokal Motor Listrik United Sudah 40 Persen

Polisi tidur di Jalan Raya Pulomas, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, yang sempat dibongkar kini telah diganti dengan speed trap.KOMPAS.com/NIRMALA MAULANA ACHMAD Polisi tidur di Jalan Raya Pulomas, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, yang sempat dibongkar kini telah diganti dengan speed trap.

Budiyanto mengatakan, polisi tidur punya tiga jenis yaitu speed bump, speed hump, dan speed table. Ketiganya dibedakan dari bentuk dan lokasi.

"Polisi tidur adalah alat pengendali dan pengaman pengguna jalan adalah sebagai alat pembatas kecepatan digunakan untuk memperlambat kendaraan," kata dia.

1. Speed Bump

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.