Alasan Bila Ganti Ban Mobil Hanya Sepasang Wajib untuk Roda Belakang

Kompas.com - 08/08/2022, 10:31 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Ban sama halnya komponen fast moving mobil yang perlu diganti secara berkala. Ada aturan yang harus diperhatikan agar tak menganggu kenyamanan dan keamanan selama berkendara. 

Namun demikian, tak sedikit pemilik mobil yang akibat keterbatasan dana hanya mampu membeli ban sepasang, alias tidak langsung mengganti semuanya.

Bisa juga karena memang ada keausan yang tak rata, sehingga hanya membuat ban depan atau belakang saja yang habis.

Lantas, saat beli ban hanya sepasang baik dipasang untuk depan atau belakang?

Baca juga: Benarkah Mobil Usai Ganti Ban Dilarang Ngebut?

Ilustrasi proses spooring ban mobil.liveabout.com Ilustrasi proses spooring ban mobil.

Menurut Aan Nugroho Product Development Manager Otobox Supermarket Ban, pemasangan ban baru yang hanya sepasang, baiknya di tempatkan pada roda belakang. Sama saja berlaku untuk penggerak roda depan maupun belakang. 

"Pengaruhnya ke handling pengendalian mobil. Bobot dan traksi mobil FWD dan RWD titik tumpu berbeda. Namun, agar tidak terjadi oversteer ban baru sepasang bisa untuk mengganti ban belakang," kata Aan kepada Kompas.com, Minggu (7/8/2022). 

Bukan tanpa sebab, hal ini didasari fakta bahwa pergerakan ban belakang tak bisa dikontrol oleh setir ketika terjadi selip.

Semenata itu, saat ban baru dipasang pada roda depan justru akan berimbas berkurangnya pengendalian mobil. 

Baca juga: Bahaya Pakai Ban Cadangan untuk Harian

"Handling mobil dan kemampuan cengkeram ban berkurang, apalagi kalau tikungan tajam atau kecepatan tinggi," ujarnya. 

Kepala Bengkel Nissan Setyabudi Semarang Andika Herda Permana mengatakan, ban mobil baru satu buah atau sepasang, baiknya diprioritaskan untuk roda belakang. 

Beberapa tipe ban merek Bridgestone.Kompas.com/Alsadad Rudi Beberapa tipe ban merek Bridgestone.

"Soal handling setir, kalau ban baru satu buah atau dua buah sekaligus dipasang ke roda depan jatuhnya kurang stabil. Kalau beli cuma satu buah malah semakin berbahaya karena bikin tinggi mobil beda antara kanan dan kiri," ujar dia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.