Cip Semikonduktor Masih Langka, Beli Honda ADV 160 Harus Inden?

Kompas.com - 01/07/2022, 18:01 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Astra Honda Motor (AHM) telah meluncurkan ADV 160 ke pasar skutik Tanah Air. Motor ini resmi menggantikan ADV 150 yang sudah hadir lebih dulu.

Namun demikian, kehadiran produk baru ini masih dibayangi sulitnya material atau bahan baku produksi. Di mana masalah ini dialami oleh hampir seluruh pabrikan.

Thomas Wijaya, Marketing Director PT AHM mengakui, produksi motor saat ini masih terkendala kelangkaan cip semikonduktor. Termasuk untuk model New Honda ADV 160 yang baru saja datang.

Baca juga: Catat, Kriteria Kendaraan yang Tidak Boleh Beli Pertalite dan Solar

New Honda ADV 160 resmi meluncur mengadopsi mesin PCX 160.KOMPAS.com/Dio New Honda ADV 160 resmi meluncur mengadopsi mesin PCX 160.

“Secara produksi kami sudah berusaha bersama-sama, secara bertahap Honda ADV 160 di bulan Juli ini, seiring dengan mulai pulihnya pasokan itu juga akan mulai tersedia di jaringan kami,” ujar Thomas saat peluncurkan New Honda ADV 160 (1/7/2022).

Thomas tidak merinci berapa lama inden ADV 160, namun secepatnya pihaknya berusaha untuk memenuhi permintaan para pembeli.

“Kami harapkan dalam 1-2 bulan sudah bisa kami penuhi ke konsumen. Kami berharap mulai bulan depan secara bertahap penuhi permintaan konsumen.

Baca juga: New Honda ADV 160 Resmi Meluncur, Pakai Mesin PCX

Seperti diketahui, ADV 160 memiliki wajah baru yang semakin tangguh, motor ini juga membawa sejumlah ubahan dibandingkan model terdahulu.

Dari sektor mesin, ADV 160 didukung mesin 160 cc 4 katup, berpendingin cairan, eSP+ dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI.

Mesin baru tersebut mampu menghasilkan tenaga yang lebih besar, mencapai 11,8 kW atau setara 15,8 tk pada 8.500 rpm. Torsi pun berlimpah hingga 14,7 Nm pada 6.500 rpm.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.