Honda Sebut Performa Pebalap Melorot Usai GP Indonesia

Kompas.com - 30/06/2022, 12:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Manager Repsol Honda Alberto Puig mengakui raihan Honda musim ini sangat buruk. Para pebalap Honda tercecer di belakang baik saat lomba maupun di klasemen.

Puig mengatakan pihaknya tadinya sangat optimis di awal musim dengan pengembangan motor baru. Namun, hasilnya justru berbeda 180 derajat setelah GP Indonesia, di Sirkuit Mandalika, Lombok.

Baca juga: DAMRI Sudah Angkut Lebih dari 600.000 Penumpang di Juni 2022

Pebalap Repsol Honda Marc Marquez (kanan) saat berduel dengan sang adik, Alex Marquez (kiri), dalam balapan MotoGP Portugal 2022 di Sirkuit Internasional Algarve, Portimao, Portugal, pada Minggu (24/4/2022) malam WIB.AFP/GABRIEL BOUYS Pebalap Repsol Honda Marc Marquez (kanan) saat berduel dengan sang adik, Alex Marquez (kiri), dalam balapan MotoGP Portugal 2022 di Sirkuit Internasional Algarve, Portimao, Portugal, pada Minggu (24/4/2022) malam WIB.

Seperti diketahui Marc Marquez mengalami insiden saat pemanasan di Sirkuit Mandalika. Alhasil dia tidak ikut balap dan dilarikan ke rumah sakit. Nasib Honda mulai berbeda sejak saat itu.

"Pada awal kejuaraan kami yakin kami akan kompetitif. Tapi itu sebuah kesalahan,” ujarnya kepada Marca dikutip dari Tuttomotoriweb.it, Kamis (30/6/2022).

“Dari Indonesia segalanya berubah dari buruk menjadi lebih buruk. Sampai saat ini kami tidak dapat berjuang untuk tempat pertama dan saya pikir itu adalah konsekuensi dari tidak dapat menemukan penampilan yang kami harapkan,” kata dia.

Pada GP Jerman lalu Honda membuat rekor yakni penampilan terburuk selama 40 tahun di mana tidak ada pebalap yang meraih poin. Kondisi serupa terjadi di GP Belanda, tidak ada pebalap yang masuk 10 besar.

LCR Honda resmi mengungkap sepeda motor yang dipakai Takaaki Nakagami pada MotoGP 2022. Foto: Twitter LCR Honda LCR Honda resmi mengungkap sepeda motor yang dipakai Takaaki Nakagami pada MotoGP 2022.

Baca juga: Pemilik Moge Banyak yang Kepincut Motor Adventure

Meski secara statistik sangat buruk untuk merek sekaliber Honda, Puig menekankan bahwa pihaknya tahu apa kelemahan motor tahun ini dan berusaha menyelesaikannya.

“Kami mengerti apa kelemahan kami, namun kami tidak tahu bagaimana menyelesaikannya. Jika itu mudah, kami pasti sudah memperbaikinya," kata dia.

"Salah satu permasalahannya ada di frame dan untuk ini kami sudah mencari solusi yang berbeda, tapi kami belum punya jawaban yang konkrit,” kata Puig.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.