Kompas.com - 19/06/2022, 09:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Francesco Bagnaia berhasil meraih pole position pada MotoGP Jerman di Sachsenring. Namun, pebalap Ducati Lenovo ini mengakui trek tersebut memiliki kesulitan tersendiri.

Bagnaia bahkan mencetak rekor baru di Sachsenring dengan mencatatkan waktu tercepat 1 menit 19,675 detik. Catatan waktu tersebut diraih saat sesi latihan bebas FP3.

Sementara pada sesi kualifikasi, catatan waktunya 1 menit 19,931 detik. Bagnaia berhasil mengungguli Fabio Quartararo dengan 0,054 detik.

Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Jerman 2022, Bagnaia Raih Pole Position

"Saya sangat senang. Dari FP1 saya merasa luar biasa dengan motor saya. Semua baik-baik saja, saya tidak perlu mengubah apa pun pada pengaturan motor," ujar Bagnaia, dikutip dari Speedweek.com, Minggu (19/6/2022).

Francesco Bagnaia saat berlaga pada MotoGP Jerman 2022. (Photo by Ronny Hartmann / AFP)RONNY HARTMANN Francesco Bagnaia saat berlaga pada MotoGP Jerman 2022. (Photo by Ronny Hartmann / AFP)

Menurut Bagnaia, kondisi tersebut membuatnya lebih mudah untuk fokus pada pemilihan ban dan bagaimana mengatasi balapan dengan ban yang sudah dipakai.

"Kualifikasi dan FP4 tidak mudah dalam kondisi seperti ini. Ini sangat panas dan angin juga sedikit mengganggu. Tapi, saya sangat senang dengan pole position di trek di mana saya kesulitan tahun lalu," kata Bagnaia.

Sachsenring didominasi dengan tikungan ke kiri, tepatnya 10 tikungan ke kiri dan tikungan 3 tikungan ke kanan. Panjang trek ini hanya 3,7 km, maka itu jumlah putarannya mencapai 30 lap untuk kelas MotoGP.

Baca juga: Kejar Quartararo, Bagnaia Targetkan Poin Maksimal di Sachsenring

"Menurut saya, semua pebalap akan setuju jika kami mengurangi lap-nya sedikit. Ini tidak akan menjadi balapan yang mudah. Kami harus memilih dari dua kompon ban," ujarnya.

Francesco Bagnaia saat berlaga pada MotoGP Jerman 2022. (Photo by Ronny Hartmann / AFP)RONNY HARTMANN Francesco Bagnaia saat berlaga pada MotoGP Jerman 2022. (Photo by Ronny Hartmann / AFP)

Bagnaia mengatakan, salah satu kompon memiliki potensial lebih baik, tapi performanya bisa menurun drastis. Sementara kompon lainnya, tidak begitu potensial, tapi performanya tidak menurun secara signifikan.

Menurutnya, selain Quartararo dan Johann Zarco, Aleix Espargaro juga punya kecepatan yang luar biasa. Dia memprediksi tidak akan mudah untuk membuka jarak dan menjadi krusial untuk berada paling depan pada beberapa lap pertama agar ban depan tidak overheat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.