[POPULER OTOMOTIF] Ada 40 Juta Kendaraan yang Tidak Bayar Pajak, Siap-siap Data Dihapus | Bukan Hiasan, Ini Fungsi Tombol pada Tuas Transmisi Mobil Matik

Kompas.com - 19/06/2022, 06:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Pembina Sistem Administrasi Manuggal Satu Atap (Samsat) Nasional berencana memperketat aturan penghapusan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor yang tidak registrasi ulang sekurang-kurangnya dua tahun usai habis masa berlaku STNK.

Hal tersebut, guna mendorong pemilik kendaraan agar taat melaksanakan kewajiban pajaknya, sehingga data kepemilikan terkait sepeda motor atau mobil terus diperbaharui, di samping meningkatkan pendapatan nasional.

Pasalnya, berdasarkan database DASI - Jasa Raharja sampai Desember 2021 terdapat 40 juta kendaraan yang belum melunasi pajak.

Baca juga: Hasil Kualifikasi MotoGP Jerman 2022, Bagnaia Raih Pole Position

Kemudian, bahasan soal transmisi mobil matik dengan model straight atau lurus, biasanya dilengkapi dengan sebuah tombol yang letaknya berada di bagian atas atau bawah gagang knob.

Bagi yang belum tahu, tombol tersebut merupakan realese button yang fungsinya menjadi pengaman agar tuas transmisi tak mudah bergeser ketika tersenggol dan lain sebaginya.

Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak Suparna mengatakan, tombol release ditekan ketika pengemudi akan memindahkan tuas transmisi dari posisi P ke R. Dengan demikian, sistem pengaman girboks akan bekerja untuk mencegah entakan.

Baca juga: Ini Tarif Resmi Beli Pelat Nomor Cantik

Selengkapnya, berikut 5 artikel terpopuler di kanal otomotif pada hari Sabtu, 18 Juni 2022.

1. Ada 40 Juta Kendaraan yang Tidak Bayar Pajak, Siap-siap Data Dihapus

Cara cek pajak kendaraan online dengan mudah melalui website, aplikasi dan SMS di seluruh Samsat Indonesia Grid.ID/Octa Saputra Cara cek pajak kendaraan online dengan mudah melalui website, aplikasi dan SMS di seluruh Samsat Indonesia

Jumlah ini merupakan 39 persen dari total 103 juta kendaraan yang tercatat di Kantor Bersama Samsat.

Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono mengatakan, kondisi terkait sungguh ironi sebab secara kasat mata kendaraan bermotor yang beroperasi di jalan raya semakin padat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.