Cara Sederhana Tangkis Pencurian Bermodus Pecah Kaca Mobil

Kompas.com - 17/06/2022, 10:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pencurian barang bermodus pecah kaca mobil semakin marak terjadi di Indonesia.

Kali ini peristiwa tersebut menimpa pria bernama Riyanto di Jalan Kembar, Kelurahan Sogaten, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/6/2022).

Peristiwa itu terjadi saat Riyanto memarkir mobil di depan salah satu kantor pemasaran perumahan.

Seorang saksi mata bernama Jumali mengatakan, pencuri tersebut beraksi memecah kaca mobil saat Riyanto masuk ke dalam kantor pemasaran perumahan tersebut.

“Jadi saat itu korban datang kemudian memarkirkan mobil di sebelah kantor. Lalu ditinggal masuk ke dalam kantor,” ucap Jumali dikutip dari Kompas.com, Kamis (16/6/2022).

Baca juga: Suzuki S-Presso Masuk Indonesia, Bakal Meluncur di GIIAS 2022?

Sekitar 15 menit kemudian, korban keluar dari dalam kantor dan sudah mendapati kaca mobil di pintu tengah sebelah kiri pecah.

Alhasil, uang tunai sebesar Rp 150 juta yang disimpan di jok tengah kendaraan pun raib dicuri.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghindari potensi terjadinya modus pecah kaca mobil, salah satunya dengan memperhatikan area parkir dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan, khususnya jika akan ditinggal dalam waktu yang lama.

PECAH KACA—Inilah mobil milik  milik Riyanto, seorang pengusaha properti asal Kabupaten Magetan. Keca mobil milik Riyanto dipecah pencuri lalu mengambil uang tunai Rp 150 juta yang ditaruh korban di bawah jok tengah mobil, Kamis (16/6/2022).   KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI PECAH KACA—Inilah mobil milik milik Riyanto, seorang pengusaha properti asal Kabupaten Magetan. Keca mobil milik Riyanto dipecah pencuri lalu mengambil uang tunai Rp 150 juta yang ditaruh korban di bawah jok tengah mobil, Kamis (16/6/2022).

“Saat parkir, jangan sembarangan di pinggir jalan apabila memang akan ditinggal cukup lama. Lebih baik cari parkiran yang aman atau memiliki pos keamanan,” ucap Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu.

Lokasi parkir harus aman dan ramai, walaupun mungkin imbasnya pemilik kendaraan harus berjalan sedikit lebih jauh dari lokasi yang dituju. Namun, hal ini lebih baik daripada mengalami kerugian.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.