Tenaga Tidak Bertambah, Ini Cara Kerja Suzuki Ertiga Smart Hybrid

Kompas.com - 10/06/2022, 15:21 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyematan teknologi Integrated Stater Generator (ISG) pada Suzuki Ertiga Smart Hybrid tidak lantas menambah tenaga dan torsi yang dihasilkan di dapur pacunya.

Sebab, kerja komponen baru tersebut hanya untuk pendukung supaya mobil mampu mencapai tenaga puncak tanpa harus berkerja begitu keras sehingga konsumsi bahan bakar minyak jadi lebih efisien.

"Kalau di mobil konvensional, alternator itu yang mengisi tetapi pada ISG ini, selain mengisi aki dan lithium-ion battery, juga dipakai untuk restart dan acceleration assist," Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS saat ditemui.

Baca juga: Baru Meluncur, Ertiga Smart Hybrid Langsung Diekspor Tahun Ini

Suzuki Ertiga HybridKOMPAS.com - Dio Suzuki Ertiga Hybrid

"Acceleration assist itu tidak menambah total horse power (HP) tapi dia menambah daya ketika ingin mencapai HP tertinggi. Membuat, bahan bakar tidak terlalu berlebihan konsumsinya," lanjut dia.

Tidak hanya itu, apabila mobil mengalami perlambatan alias deselerasi, tenaga yang terbuang akan digunakan untuk mengisi baterai lithium-ion. Jadi tidak ada tenaga yang percuma.

Hal terkait lah yang membuat pada keadaan macet, Ertiga Smart Hybrid masih sangat efesien.

"Dengan menggunakan teknologi smart hybrid, konsumsi bahan bakar akan berbeda dengan model sebelumnya terutama dalam kondisi stop-and-go atau macet," kata Donny.

Diketahui, teknologi Smart Hybrid pada Ertiga baru ini berangkat dari Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang dulu juga pernah diaplikasi kepada Ertiga Diesel.

Baca juga: Setelah 10 Tahun di Indonesia, Ertiga Kini Punya Pilihan Mesin Hybrid

Cover baterai pada Suzuki Ertiga Smart HybridKOMPAS.com/Ruly Cover baterai pada Suzuki Ertiga Smart Hybrid

Bedanya, kali ini sudah ada baterai lithium-ion sebagai pendamping mesin pembakaran internal dan ISG.

Fungsi dari lithium-ion adalah untuk menyimpan daya yang bisa terisi otomatis melalui regenerative deceleration, atau ketika mobil melakukan deselerasi kecepatan. Dengan demikian, konsumen tak perlu repot melakukan pengisian ulang daya di charging station.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.