Viral, Video Polisi Nyaris Tertabrak Truk ODOL di Nagreg

Kompas.com - 07/06/2022, 07:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Viral di media sosial, video yang memperlihatkan detik-detik truk bermuatan berat oleng menghantam satu unit mobil Toyota Rush di Jalan Cagak, Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Rekaman tersebut diunggah oleh salah satu akun Instagram bernama @andreli_48, pada Senin (6/6/2022).

Kejadian bermula saat petugas kepolisian sedang membantu mengarahkan mobil Rush yang salah arah di Jalur Cagak Nagreg. Namun tak berlangsung lama, truk dengan muatan padi tersebut oleng dan langsung menghantam mobil.

Petugas kepolisian yang berada di belakang mobil Rush pun nyaris menjadi korban.

Baca juga: Hati-hati, Kenali Berbagai Penyebab Mobil Terbakar

“Jadi anggota lagi mengatur di situ, kebetulan ada mobil Rush, mau ke arah Tasik tapi lupa, kebablasan (ke arah Garut), jadi (bertanya) ke polisi. Saat diarahkan ke bawah, tiba-tiba mobil truk itu kayaknya oleng karena bawa pare (padi), sehingga dia ngerem. Dia mau menyelamatkan polisi, jadi menghantam Rush,” ucap Kanit Lantas Polsek Nagreg Ipda Tatang Saprudin, Senin (6/6/2022).

Akibatnya, truk tersebut menghantam Rush hingga keduanya kendaraan mengalami kerusakan. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Andre Li (@andreli_48)

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sonny Susmana mengingatkan, bahwa truk yang overloading mudah kehilangan keseimbangan, apalagi jika muatan ditumpuk sangat tinggi. Sebab, titik berat tersebut sudah berubah ke atas.

“ini yang membuat truk mudah oleng. Semakin tinggi dimensi muatan truk, semakin mudah menangkap angin samping, jadi gampang terbalik,” ujar Sony.

Jika diperhatikan, truk ODOL sudah sering ditemui di Indonesia. Namun, apakah sebenarnya pengemudi atau pengusaha truk tidak mengetahui efek dari truk ODOL, seperti mudah terguling.

Baca juga: Bahaya Sepelekan Titik Buta Saat Mengendarai Mobil

Menurut Sony, faktor risiko di jalan itu tinggi, maka dari itu sebelum berada di jalan, pengemudi harus paham apa saja risiko bahayanya.

“Jika melihat kejadian truk ODOL, pengemudi tampaknya tidak punya pilihan lain selain harus berangkat walau ia tahu kendaraan sudah kelebihan muatan. Rata-rata mereka (pengemudi) takut menolak yang bisa berujung pemecatan oleh bosnya,” kata dia.

“Sehingga mereka lebih memilih mengemudi dengan risiko tinggi yang tidak pernah diperhitungkan dengan cermat,” lanjutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.