Kompas.com - 20/05/2022, 18:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Marka jalan merupakan salah satu bentuk rambu lalu lintas yang harus dipatuhi oleh pengguna jalan untuk menjaga keamanan pengendara saat melintas.

Secara umum, marka jalan merupakan tanda di atas permukaan jalan yang berupa garis, fungsinya adalah untuk mengarahkan arus lalu lintas atau membatasi daerah kepentingan lalu lintas.

Ada setidaknya tiga jenis marka jalan, berupa garis utuh tunggal, garis ganda dan garis putus-putus. Setiap marka ini memiliki arti yang berbeda.

Baca juga: Belum Banyak Sadar, Langgar Marka Jalan Bisa Didenda Rp 500.000

Pertama, marka berupa garis utuh tunggal atau garis panjang yang tidak putus. Jika ditemukan di bagian tengah jalan, marka ini fungsinya adalah sebagai larangan, agar pengendara tidak mendahului kendaraan lain.

Marka jalan ini juga menganjurkan pengendara untuk tetap melaju di lajurnya sendiri dan tidak melewati marka garis tersebut.

Namun jika letaknya di pinggir jalan, garis ini berfungsi sebagai tanda pembatas tepi jalur lalu lintas. Misalnya seperti yang kerap ditemui di jalan tol; garis yang membatasi bahu jalan dengan lajur lambat.

Marka jalan berupa garis putus-putus berwarna kuningDok. Kementerian PUPR Marka jalan berupa garis putus-putus berwarna kuning

Baca juga: Ini Kendaraan yang Dapat Pelat Nomor Putih Duluan

Kedua adalah marka garis putus-putus. Marka ini berfungsi sebagai pembatas dan juga pembagi jalur. Jika bertemu dengan marka ini, maka pengendara boleh melintasi atau melewati garis untuk mendahului kendaraan lain; namun dengan tetap berhati-hati.

Ketiga, marka garis utuh ganda. Sama seperti marka garis utuh tunggal, namun ini sifatnya lebih tegas. Kendaraan yang melaju dari dua lajur berlawanan sangat dilarang untuk melintas garis ganda tersebut. Mendahului kendaraan di depannya juga tidak diizinkan.

Terakhir, ada kombinasi marka garis utuh ganda dan terputus-putus. Ini fungsinya adalah sebagai pemabtas dan pembagi jalur. Namun, pengendara yang berada di sisi marka utuh dilarang keras untuk menyalip, meski kondisi lalu lintas lengang.

Sementara pengendara di sisi marka putus-putus boleh melintasi garis tersebut untuk menyalip, dengan tetap memperhatikan keamanan dan tetap berhati-hati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.