Banyak Kasus Mobil Terbakar, Apa yang Harus Dilakukan Pengemudi?

Kompas.com - 16/05/2022, 09:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus mobil yang terbakar belum lama ini kerap terjadi. Misalnya seperti Honda HR-V yang terbakar di Jalan Tol Dalam Kota.

Kejadian mobil yang terbakar ini sebenarnya ada banyak penyebabnya, seperti korsleting. Kadang sang pemilik kendaraan tidak sadar ada kerusakan di kendaraannya yang berpotensi arus pendek yang menyebabkan percikkan api.

Jadi bisa dibilang para pengemudi ini tidak siap ketika mobilnya akan terbakar. Lalu apa yang bisa dilakukan saat mengetahui mobil yang sedang dikemudikan akan terbakar?

Baca juga: Kasus Bus ALS Terbakar, Uji KIR Kendaraan Harus Diperketat

Api melahap mobil yang terparkir di Rest Area KM 6 Jakarta-Cikampek, Jumat (12/11/2021).ISTIMEWA Api melahap mobil yang terparkir di Rest Area KM 6 Jakarta-Cikampek, Jumat (12/11/2021).

Nurrahman Adi Saputra, Kepala Bengkel Auto2000 Lampung Raden Intan membagikan beberapa tindakan yang harus dilakukan saat mobil yang mengangkut penumpang alami kebakaran.

“Yang pertama harus segera hentikan laju mobil, pastikan untuk mematikan mesin mobil. dan kondisi semua orang aman keluar dari kendaraan,” ucapnya kepada Kompas.com belum lama ini.

Agar mengurangi panik, pengemudi harus tahu apa saja tanda mobil yang akan terbakar. Paling umum adalah terciumnya aroma khas, seperti ada yang terbakar. Kalau sudah tercium, lebih baik menepi dan matikan mesin kendaraan.

Baca juga: Stargazer Makin Sering Seliweran di Jalan, Ini Kata Hyundai

Kedua, pastikan untuk mengevakuasi penumpang lainnya saat tercium aroma terbakar. Setelah menepi, lihat ke arah samping kiri dan belakang, semuanya harus sadar dan segera keluar dari mobil.

Ada saja orang yang panik, apalagi kalau sudah terlihat percikkan api sehingga hanya fokus menyelamatkan diri sendiri. Alhasil, jika ada penumpang yang tidur selama perjalanan dan tidak sempat dibangunkan dapat menjadi korban kejadian mobil terbakar.

“Setelah dirasa aman, kemudian langkah penanganan selanjutnya seperti memeriksa penyebab kebakaran tersebut ada dimana sumbernya,” kata Adi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.