Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Banyak Kasus Mobil Terbakar, Apa yang Harus Dilakukan Pengemudi?

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus mobil yang terbakar belum lama ini kerap terjadi. Misalnya seperti Honda HR-V yang terbakar di Jalan Tol Dalam Kota.

Kejadian mobil yang terbakar ini sebenarnya ada banyak penyebabnya, seperti korsleting. Kadang sang pemilik kendaraan tidak sadar ada kerusakan di kendaraannya yang berpotensi arus pendek yang menyebabkan percikkan api.

Jadi bisa dibilang para pengemudi ini tidak siap ketika mobilnya akan terbakar. Lalu apa yang bisa dilakukan saat mengetahui mobil yang sedang dikemudikan akan terbakar?

Nurrahman Adi Saputra, Kepala Bengkel Auto2000 Lampung Raden Intan membagikan beberapa tindakan yang harus dilakukan saat mobil yang mengangkut penumpang alami kebakaran.

“Yang pertama harus segera hentikan laju mobil, pastikan untuk mematikan mesin mobil. dan kondisi semua orang aman keluar dari kendaraan,” ucapnya kepada Kompas.com belum lama ini.

Agar mengurangi panik, pengemudi harus tahu apa saja tanda mobil yang akan terbakar. Paling umum adalah terciumnya aroma khas, seperti ada yang terbakar. Kalau sudah tercium, lebih baik menepi dan matikan mesin kendaraan.

Kedua, pastikan untuk mengevakuasi penumpang lainnya saat tercium aroma terbakar. Setelah menepi, lihat ke arah samping kiri dan belakang, semuanya harus sadar dan segera keluar dari mobil.

Ada saja orang yang panik, apalagi kalau sudah terlihat percikkan api sehingga hanya fokus menyelamatkan diri sendiri. Alhasil, jika ada penumpang yang tidur selama perjalanan dan tidak sempat dibangunkan dapat menjadi korban kejadian mobil terbakar.

“Setelah dirasa aman, kemudian langkah penanganan selanjutnya seperti memeriksa penyebab kebakaran tersebut ada dimana sumbernya,” kata Adi.

https://otomotif.kompas.com/read/2022/05/16/091200615/banyak-kasus-mobil-terbakar-apa-yang-harus-dilakukan-pengemudi-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke