Video Pengendara Motor Adang Bus "Ngeblong", Harus Berbagi di Jalan

Kompas.com - 16/05/2022, 07:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus bus yang ngeblong memang kerap terjadi di Indonesia. Ngeblong di sini maksudnya adalah bus yang mengambil jalur berlawanan demi menghindari macet.

Tentu saja kelakuan pengemudi bus seperti ini sebenarnya malah membuat lalu lintas semakin semrawut. Belum lagi kalau ada pengemudi lainnya yang mengikuti di belakang, malah bikin tambah macet.

Kadang, aksi pengemudi bus yang ngeblong ini membuat geram pengguna jalan lain. Misalnya pada video yang diunggah akun Romansa Sopir Truck di Instagram.

Baca juga: Lihat Bus Listrik Switch Mobility Limited, Bisa Saja Masuk Indonesia

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Romansa Sopir Truck (@romansasopirtruck)

 

Pada video tersebut, terlihat seorang pengendara motor mengadang bus Rosalia Indah yang ngeblong. Belum jelas lokasi kejadiannya di mana, tetapi si pengendara tadi memaksa bus untuk mundur karena mengambil jalurnya.

Sopir bus pun memberi klakson, meminta pengendara tadi untuk minggir. Namun, pengendara tidak menyerah dan membalas dengan menggeber motornya.

Mengenai kejadian seperti ini, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, pengemudi harus mengesampingkan ego pribadi demi keselamatan orang lain.

Baca juga: Bocoran Harga Suzuki Ertiga Smart Hybrid, Mulai Rp 270 Jutaan

“Dengan alasan apa pun, pengemudi yang melakukan metode ini sudah masuk kategori berbahaya, yang berpotensi menimbulkan kecelakaan pihak lain,” ucap Sony kepada Kompas.com belum lama ini.

Sopir bus harus berpikir panjang dalam bersikap dan mengambil keputusan yang matang di jalan raya. Jalan raya merupakan fasilitas umum, jadi digunakan bersama dan harus mengutamakan keamanan.

“Ini sangat berbahaya karena berada di jalur berlawanan dan harusnya disetop demi keselamatan. Selain itu, bus tersebut juga sudah melanggar aturan lalu lintas,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.