Kompas.com - 15/05/2022, 18:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi pengemudi mobil bermesin diesel tentu familiar dengan istilah 'masuk angin'. Yaitu mobil sulit dinyalakan lantaran adanya udara yang bercampur di bahan bakar.

Hal ini disebabkan karena adanya udara yang keluar saat nozzle menyembur membuat solar sulit untuk dimampatkan.

Penyakit yang kerap kali menjangkiti mobil diesel keluaran lawas ini bisa dicegah. Salah satunya, dengan mengantisipasi agar jangan sampai mobil kehabisan solar saat melakukan perjalanan.

Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept Head PT Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan, penyakit masuk angin ini menjadi hal yang lumrah terjadi pada mobil mesin diesel. 

Baca juga: Kualitas Solar, Jadi Alasan Jeep Indonesia Belum Mau Jual Mesin Diesel

“Biasanya, penyebab masuk angin pada mobil diesel karena tangki bahan bakar yang kosong atau terlambat melakukan pengisian. Sehingga, udara ikut terbawa masuk ke dalam sistem bahan bakar,” ujar Didi kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Mobil Nissan All-New NP300 Navara melewati medan off road di Gunung Tambora, Dompu, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (21/3/2015). Nissan All-New Navara punya spesifikasi standar, mesin diesel YD25DDTi berkapasitas 2.488 cc. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOKRISTIANTO PURNOMO Mobil Nissan All-New NP300 Navara melewati medan off road di Gunung Tambora, Dompu, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (21/3/2015). Nissan All-New Navara punya spesifikasi standar, mesin diesel YD25DDTi berkapasitas 2.488 cc. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

Untuk itu, Didi pun menyarankan, agar pemilik mobil mesin diesel segera melakukan pengisian solar saat indikator bahan bakar mendekati huruf E.

Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak kehabisan di tengah jalan yang bisa menyebabkan udara dalam tangki bahan bakar yang ikut terbawa.

Baca juga: Industri Otomotif Nasional Dukung Aturan Euro 4 Kendaraan Diesel Tahun Ini

Didi menambahkan, jika mesin diesel sudah mengalami masuk angin mau tidak mau harus dilakukan pemompaan pada komponen priming pump. Tujuan dari pemompaan ini untuk mengeluarkan udara yang ada di ruang bahan bakar.

Priming pump ini dilakukan secara manual dan berulang kali yakni menggunakan telapak tangan. Jika dirasa sudah berat itu menandakan bahwa solar sudah berhasil dimampatkan,” ucap Didi.

Setelah udara berhasil dikeluarkan seluruhnya, barulah mesin mobil diesel bisa dicoba untuk dinyalakan kembali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.