Rencana Tesla Bukan Produksi Mobil Listrik, tapi Baterai di Indonesia

Kompas.com - 28/04/2022, 08:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Wacana investasi Tesla di Indonesia tampaknya segera terealisasi. Hal ini terungkap lewat sebuah rapat yang sejatinya sudah diharapkan sejak 2020, tetapi akhirnya baru bisa terlaksana pada April 2022.

Meskipun belum ada kesepakatan apa pun, pertemuan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan dengan CEO Tesla Inc. Elon Musk jelas membawa angin segar buat industri otomotif nasional.

Pada postingan terbaru akun Instagram Luhut Pandjaitan (26/4/2022), disebutkan soal alasan Elon Musk tertarik pada kerja sama kali ini.

Baca juga: Mencegah Kantuk Saat Mudik Menggunakan Mobil Pribadi

Pabrik Tesla.Tech Vision/ Youtube Pabrik Tesla.

Luhut mengatakan, hal itu terjadi karena paparan dirinya tentang potensi besar industri nikel di Indonesia.

Menurutnya, ide tersebut mengubah persepsi Elon Musk bahwa investasi di Indonesia akan sangat menjanjikan karena dapat menjadi suplai bahan baku kebutuhan baterai mobil listrik Tesla.

“Saya berharap ini bukanlah pertemuan kami yang terakhir dan ke depan akan ada pembahasan terkait progres perkembangan industri nikel di Indonesia yang berteknologi tinggi bisa membawa negara kita masuk kepada rantai pasok global industri kendaraan listrik,” tulis Luhut.

Baca juga: Yamaha Luncurkan XSR125 Legacy Edition, Makin Kental Nuansa Retro

Seperti diketahui, rencana Tesla ke Indonesia sebetulnya lebih condong untuk pembangunan infrastruktur baterai, bukan mendirikan pabrik perakitan mobil.

Sementara mengenai pabrik mobil listrik, Tesla sudah memutuskan untuk memproduksi mobil listrik di India. Kawasan Bangalore memang terkenal sebagai kawasan hub kendaraan listrik telah dijadikan pusat pengembangan.

“Enggak masalah (produksi baterai), mobil dia kan ada di mana-mana. Katakanlah mobilnya ada di Australia, ada di Amerika, Tiongkok, ada di Eropa. (Tapi) infrastrukturnya (baterai) buatan Indonesia kan bagus juga, nah itu juga perlu dikembangkan,” ujar Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo, kepada Kompas.com (27/4/2022).

Baca juga: Jadwal Lengkap Ganjil Genap dan One Way di Tol Trans-Jawa Saat Mudik Lebaran

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Luhut Binsar Pandjaitan (@luhut.pandjaitan)

“Selama ini orang terlalu fokus pada end product-nya, tapi kalau menyiapkan charging station, apakah nanti muncul portable charging station ataupun fixed charging station kan bisa saja,” kata dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.