Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/04/2022, 14:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tayangan video diunggah akun Instagram Romansa Sopir Truk memperlihatkan aksi dua orang yang sedang mencuri ban serep truk. Berdasarkan keterangan, kejadian tersebut terjadi di ruas jalan tol.

“Hati-hati yang istirahat di KM 72 arah Bandung maupun arah Jakarta,” tulis keterangan video tersebut.

Aksi pencurian ban truk ini memang kerap terjadi, terutama pada saat keadaan gelap atau di malam hari.

Bambang Widjanarko, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DIY mengatakan, ban serep memang komponen truk yang paling mudah dicuri selain aki dan dinamo.

Baca juga: Sopir Truk Wajib Tahu, Begini Cara Mengatasi Rem Blong

“Modusnya kalau enggak di jalan tol, di rest area, bahkan bisa juga dilakukan di warung tempat truk beristirahat,” ujar Bambang kepada Kompas.com, belum lama ini.

Menurut Bambang, para pencuri ban serep ini tidak sembarang memilih mangsa. Mereka mengetahui mana ban serep yang kondisinya masih bagus, belum tertusuk atau kawatnya masih utuh sehingga masih bisa dijual.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Romansa Sopir Truck (@romansasopirtruck)

Ban truk, sekalipun yang serep masih ada harganya. Casing ban yang sudah botak pun masih bisa dijual dengan harga Rp 300.000 sampai Rp 500.000, karena masih bisa divulkanisir,” ucapnya.

Bambang melanjutkan, untuk mencegah pencurian ban serep atau menyulitkan pencuri sebetulnya bisa ditambah gembok. Namun, para awak pengemudi maupun kru tidak mau repot dengan menambah gembok untuk menjaga ban serep.

“Awak kendaraan berharap yang gampang-gampang saja. Menyimpannya mudah supaya mengambilnya juga mudah. Kalau ada gembok, kuncinya sering hilang saat dibutuhkan,” kata dia.

Baca juga: Update Harga Oli Mesin Motor Matik Jelang Lebaran

Selain memakai gembok, memilih tempat parkir yang aman juga bisa menjadi solusi mencegah pencurian ban serep truk. Misalnya di rest area jalan tol, biasanya tidak ada kasus pencurian ban serep.

“Seringnya itu (pencurian ban serep) di jalan masuk atau keluar rest area, atau truk yang parkirnya sembarangan di pinggir jalan,” kata Bambang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.