Kompas.com - 20/04/2022, 15:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memperbolehkan masyarakat mudik Lebaran 2022 dengan aturan tertentu. Setelah sebelumnya dua tahun melarang mudik untuk mencegah penularan Covid-19.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, diperkirakan akan ada 23 juta mobil dan 17 juta motor yang akan digunakan para pemudik pulang ke kampung halaman.

Baca juga: Selama IIMS 2022, Suzuki Kantongi Penjualan 72 Unit XL7 Alpha FF

Untuk itu pemudik perlu mempersiapkan fisik secara maksimal sebelum pulang ke kampung halaman. Salah satunya yaitu menagemen tidur supaya tidak mengantuk di perjalanan.

Aplikasi seperti TMC Polda Metro Jaya menawarkan banyak info, mulai dari keberadaan kantor polisi, kejadian penting seputar kecelakaan, demonstrasi dan kebakaran dapat menjadi pertimbangan Anda demi kelancaran perjalanan mudik nanti.Shutterstock Aplikasi seperti TMC Polda Metro Jaya menawarkan banyak info, mulai dari keberadaan kantor polisi, kejadian penting seputar kecelakaan, demonstrasi dan kebakaran dapat menjadi pertimbangan Anda demi kelancaran perjalanan mudik nanti.

Seperti diketahui kantuk merupakan momok saat mengemudi. Banyak kejadian kecelakaan disebabkan sopir mengantuk, terutama di jalan bebas hambatan atau jalan tol.

Sony Susmana, Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan, tidak ada obat mujarab untuk menghilangkan rasa ngantuk, kecuali dengan beristirahat.

“Jadi setelah melakukan perjalanan maksimal tiga jam, wajib beristirahat selama 30 menit,” ucap Sony, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Untuk itu kata dia, selain kendaraan, kesiapan fisik dari seorang pengemudi juga tidak boleh terabaikan. Jangan sampai pengemudi memaksakan diri terus berjalan dalam kondisi tubuh yang sudah lelah.

Baca juga: Hindari Macet Tol Trans-Jawa, Pansela Jadi Rute Alternatif Mudik

Ilustrasi mengantuk saat berkendara.albayan Ilustrasi mengantuk saat berkendara.

“Dan menyisihkan waktu tiga menit untuk stretching dan itu harus didukung oleh penumpangnya,” kata dia.

Sony mengatakan, tidurlah di rest area walau hanya sejenak. Oleh sebab itu, selama melakukan perjalanan jauh, seorang pengemudi haruslah beristirahat secara berkala.

Mulai dari melepaskan penat selama melakukan hingga perenggangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.