Kompas.com - 20/04/2022, 12:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menggunakan mobil berteknologi hibrida atau hybrid electric vehicle (HEV) merupakan salah satu jurus ampuh untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) saat berpergian jauh.

Terkhusus, saat mudik Lebaran 2022 yang akan berlangsung selama 28 April 2022 sampai 8 Mei 2022 mendatang. Sebab kendaraan terkait bisa dikecualikan dari aturan one way dan ganjil genap di beberapa jalur tol.

Namun, apakah memungkinkan memakai mobil hybrid untuk mudik Lebaran tahun ini? Mengingat, ketersediaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar atau SPKLU belum luas tersedia di samping cuaca yang tidak menentu.

Baca juga: Polda Metro Memastikan Tanpa Tilang Ganjil Genap Selama Mudik 2022

Toyota Camry HybridKompas.com/Donny Toyota Camry Hybrid

Secara umum, langkah tersebut sangat memungkinkan karena kendaraan terkait tidak terikat untuk membutuhkan pengisian daya listrik langsung melalui SPKLU.

Sebab, mobil masih menggunakan bahan bakar minyak tetapi bebannya berbeda dengan kendaraan konvensional karena ada pembagian dengan motor listrik.

Mudahnya, pada saat menghidupkan mobil, mesin dengan BBM-nya sama sekali tidak aktif. Sistem kelistrikan itu sepenuhnya ditenagai oleh baterai, baik pada audio, AC, power window, dan sebagainya.

Bensin baru akan dipakai ketika mobil mulai bergerak dengan kecepatan menengah (di atas 50kpj). Sehingga memungkinkan pengguna mengirit pengeluaran untuk BBM.

Demikian kesimpulan yang diperoleh redaksi Kompas.com saat menguji salah satu HEV yang sudah dipasarkan di Tanah Air, yakni Camry Hybrid dalam perjalanan DKI Jakarta-Semarang-Yogyakarta (600 kilometer).

Baca juga: Usulan Urus SIM dan STNK Wajib Punya BPJS Sudah Ada Sejak 2015

Kala itu, dengan perhitungan konsumsi BBM memakai metode full-to-full didapatkan tingkat efisiensi mobil mencapai 17,8 kpl dengan rincian total kapasitas tangki mobil 50 liter dan BBM yang dikonsumsi 34,1 liter.

Angka ini tentu bisa berbeda tiap pengemudi, mengingat tim tak memakai teknik eco driving karena berkendara secara normal. Selain itu, driving mode yang digunakan pun berganti-ganti antara Eco, Normal, dan Sport.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.