Kompas.com - 19/04/2022, 10:31 WIB

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi yang masih beraktivitas menggunakan sepeda motor di bulan puasa, harus pintar-pintar menyiasati agar kondisi badan tetap terjaga.

Paling penting, jangan sampai kehilangan konsentrasi yang bikin fokus dalam berkendara menjadi terganggu. Karena itu wajib selalu menerapkan gaya berkendara yang aman.

Ada beberapa tips agar aktivitas berkendara saat puasa bisa dilalui dengan aman dan nyaman, dan tak kalah penting pahala tetap bisa terjaga.

Johanes Lucky, Manager Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) mengatakan, bagi biker yang menjalankan puasa dan tetap beraktivitas, baiknya mempersiapkan diri sejak sahur dengan memilih asupan makanan yang bernutrisi tinggi.

Baca juga: Jangan Sembarangan Menaruh Barang-barang Kecil di Mobil

"Para bikers juga disarankan perbanyak minum air putih saat sahur agar dapat mencegah terjadinya dehidrasi tubuh saat berkendara di terik panas matahari," kata Johanes, beberapa waktu lalu.

Suasana lalu lintas di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (17/5/2021). Pada hari pertama kerja usai libur Lebaran, lalu lintas Jakarta kembali padat.KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Suasana lalu lintas di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (17/5/2021). Pada hari pertama kerja usai libur Lebaran, lalu lintas Jakarta kembali padat.

Agar perjalanan saat berkendara lebih efisien, Johanes menyarankan agar menggunakan aplikasi penujuk jalan, seperti Google Maps atau Waze.

Dengan aplikasi tersebut, paling tidak bisa membantu dalam memilih jalur yang tepat dan aman. Terlebih lagi, bila daerah yang dituju belum pernah didatangi sebelumnya.

Namun demikian, jangan sampai penggunaan aplikasi peta digital justru mengganggu konsentrasi. Disarankan untuk menepi lebih dulu ke jalur yang aman saat akan melihat petunjuk arah.

Tak kalah penting, untuk menyediakan waktu luang beristirahat, hal ini berlaku baik yang melakukan perjalanan pendek atau jarak jauh.

Baca juga: Jalur Darat Diprediksi Membeludak, Hindari Mudik pada 28-29 April 2022

"Lakukan istirahat setelah satu sampai dua jam berkendara, namun apabila rasa ngantuk menyerang atau konsentrasi sudah menurun segera beristirahat," kata Johanes.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.