Dirjen Hubdat Ingatkan Pengusaha Soal Kelayakan Bus Jelang Mudik

Kompas.com - 15/04/2022, 11:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mendekati musim mudik Lebaran yang tak lama lagi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali meminta pengusaha transportasi umum sektor darat memperhatikan kondisi armadanya, termasuk soal kesiapan dari para awak.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Budi Setiyadi mengatakan, perlu dilakukan pengecekan lebih detail terkait item-item teknis kendaraan. Mulai dari rem, fungsi lampu, sabuk keselamatan, sampai perlengkapan tanggap darurat.

"Saya berpesan kepada para pengusaha angkutan umum agar betul-betul memperhatikan kondisi armadanya, juga kesiapan awak kendaraannya," kata Budi, dalam keterangan resminya, Kamis (14/4/2022).

Baca juga: Arus Mudik, One Way dari Tol Jakarta-Cikampek sampai Kalikangkung

Untuk kesiapan awak, Budi mengatakan pengemudi harus memiliki kemampuan, pengetahuan, serta kondisi badan juga mental yang baik.

Karena itu, diperlukan manajemen yang baik, salah satunya terkait jam kerja yang tak boleh melebihi aturan, yakni 8 jam dengan waktu istirahat tiap 4 jam.

Kesiapan matang dari armada bus yang akan digunakan sebagai angkutan mudik Lebaran tahun ini sangat diperlukan. Apalgi mengingat banyaknya armada yang tak beroperasi dalam kurun waktu yang lama serta kurangnya jumlah sopir.

Menurut Ketua Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono, rekomendasi keselamatan dari pihaknya dibuat secara umum atau spesifik terhadap hasil temuan investigasi, baik temuan yang berkontribusi langsung terhadap kecelakaan maupun yang dapat menimbulkan potensi bahaya di masa depan.

Baca juga: Ingat, Ganjil Genap Juga Berlaku Saat Arus Mudik Lebaran

Suasana bus yang sedang parkir di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Kamis (14/4/2022).KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL Suasana bus yang sedang parkir di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang, Kamis (14/4/2022).

Soerjanto menjelaskan, KNKT telah melakukan analisis dan memberikan rekomendasi perlunya kewaspadaan terhadap potensi kecelakaan transportasi jalan akibat kebangkitan mobilitas masyarakat, yang di sisi lain disinyalir belum siapnya beberapa aspek pelayanan angkutan umum sebagai dampak pandemi Covid-19.

"Tidak beroperasinya armada bus dalam waktu lama serta kurangnya jumlah pengemudi merupakan dua hal utama yang patut mendapat perhatian," kata Soerjanto.

Guna memastikan kesiapan angkutan Lebaran, Kemenhub bakal melakukan kegiatan Inspeksi Keselamatan Kendaraan Bermotor (rampcheck), yang akan dilakukan mulai 4-25 April 2022 di Terminal Tipe A, Tipe B, Tipe C, dan pool bus pariwisata oleh masing-masing instansi.

Baca juga: Jokowi Meresmikan Jalan Tol Lingkar Brebes-Tegal

Direktur Sarana Transportasi Jalan Danto Restyawan mengatakan, jangan sampai terjadi kendaraan yang tidak laik justru jalan untuk beroperasi.

Bus AKAP baru PO NPMDOK. ADIPUTRO Bus AKAP baru PO NPM

"Item pemeriksaan pada kegiatan rampcheck berupa pemeriksaan kelengkapan administrasi, pemeriksaan fisik kendaraan, dan juga pemeriksaan awak kendaraan," ujar Danto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.