Mobil Diesel Gonta-ganti Jenis Solar, Ada Efek Negatif

Kompas.com - 19/02/2022, 09:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemilihan jenis bahan bakar untuk kendaraan sebaiknya disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan. Sebab semua produsen mobil pasti telah memperhitungkan jenis bahan bakar apa yang cocok terhadap mesin mobil tersebut.

Tidak hanya pada mobil dengan bahan bakar bensin, mobil dengan mesin diesel pun sebaiknya menggunakan solar yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil terkait.

Baca juga: Siswi SMP Masuk Tol Japek karena Salah Pilih Menu Google Maps

Masih banyak ditemui pengemudi mobil bermesin diesel yang sering berganti jenis solar dengan tujuan agar mendapatkan performa mesin yang lebih bagus.

Namun ternyata, ada sisi negatif yang akan didapatkan ketika sering gonta-ganti jenis solar pada mobil mesin diesel.

Mesin diesel Pajero Sport berkode 4N15HEADLIGHTMAG.com Mesin diesel Pajero Sport berkode 4N15

Didi Ahadi selaku Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) menjelaskan, kerap mengganti jenis solar akan berefek negatif pada komponen dalam mesin mobil.

Baca juga: Pengendara Motor Tertabrak Mobil di Tol Cikampek, Ini Kata Pengelola

"Sering berganti-ganti jenis solar bisa menyebabkan filter solar cepat kotor karena beda kandungannya, dan (filter solar) harus diganti lebih cepat dibandingkan usia rata-ratanya," ungkap Didi kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Didi menjelaskan bahwa umumnya filter solar memiliki usia pakai rata-rata hingga 5.000 kilometer sebelum diganti dengan yang baru. Kerap berganti jenis solar bisa memperpendek masa pakai komponen tersebut.

Filter bahan bakar mesin dieselautobild.co.id Filter bahan bakar mesin diesel

"Setiap 5.000 kilometer sekali harus dilakukan pemeriksaan. Biasanya sela-sela (filter solar) sudah rusak dan harus diganti. Tapi kalau sering ganti-ganti jenis solar, bisa saja periode penggantiannya lebih cepat," ucap Didi.

Baca juga: Lihat Langsung Bagaimana Sasis Bus Diantar ke Karoseri

Bisa disimpulkan, anggapan bahwa kerap berganti jenis solar dapat merusak komponen pada mesin adalah benar adanya dan bukan mitos belaka.

Oleh karena itu, Didi kembali menegaskan untuk menggunakan bahan bakar sesuai anjuran dari pabrikan. Dengan mematuhi rekomendasi tersebut, keawetan mesin mobil dapat terjaga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.