Korlantas Mulai Razia Truk ODOL, Ditilang sampai Ancaman Pidana

Kompas.com - 14/02/2022, 16:12 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.comKorlantas Polri mulai melakukan operasi penindakan ODOL (Over Dimension dan Over Load) terhadap kendaraan truk angkutan yang melebihi kapasitas muatan serta dimensi.

Operasi ini digelar sejak Kamis (10/2/2022) hingga 14 hari ke depan, di ruas Tol Jakarta Cikampek, wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Secara lebih spesifik, penindakan dilakukan di eks Gerbang Tol Cikarang Utama, Desa Wangun Harja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dalam rangka mendukung Indonesia bebas ODOL 2023.

Baca juga: Curhatan Seorang Pria Gagal Ujian Praktik SIM C pada Jalur Zig-zag

Uji coba penimbangan truk dengan perangkat Weigh In Motion di Jembatan Timbang Kulwaru, Kulon Progo, Rabu (26/1/2022)KOMPAS.com/ADIKA FARIS Uji coba penimbangan truk dengan perangkat Weigh In Motion di Jembatan Timbang Kulwaru, Kulon Progo, Rabu (26/1/2022)

“Operasi kali ini merupakan tahap kedua dengan dilakukan penindakan tegas terhadap truk yang melanggar aturan,” ujar Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Aan Suhanan, dikutip dari NTMC Polri (14/2/2022).

“Setelah sebelumnya telah dilakukan sosialisasi kepada pengusaha angkutan barang,” kata dia.

Dari hasil pemeriksaan, puluhan kendaraan berhasil terjaring. Lima di antaranya melebihi hingga 200 persen dari kapasitas muatan yang sesuai aturan. Serta satu unit kendaraan lainnya yang melanggar kelayakan jalan.

Baca juga: Mobil Matik Berhenti di Lampu Merah Pakai Gigi D, Bikin Boros BBM?

Ilustrasi truk ODOL saat melewati timbangan portabel yang disiapkan Korlantas Polri.Dok. NTMC Polri Ilustrasi truk ODOL saat melewati timbangan portabel yang disiapkan Korlantas Polri.

Bagi lima kendaraan yang muatannya melebihi hingga 200 persen akan dikenakan sanksi tilang dan harus menurunkan muatannya.

Dan bagi kendaraan yang memiliki dimensi tidak standar, selain diharuskan menormalisasi kendaraannya juga terancam pidana penjara selama satu tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.