Motor Ini Jatuh Rebah karena Bawa Barang Berlebihan

Kompas.com - 01/02/2022, 15:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Video tayang di media sosial memperlihatkan contoh budaya Indonesia yaitu saling tolong menolong. Di mana ada pemuda yang menolong pemotor lainnya.

Dalam video yang diunggah akun Instagram Dash Cam Owners Indonesia, terlihat ada pemotor yang motornya jatuh rebah karena membawa barang terlalu banyak atau melebihi kapasitas.

Kemudian dari arah berlawanan ada pemuda yang membantu pemotor tersebut. Pemuda itu membantu menaikkan barang bawaan ke atas motor.

Baca juga: Sepekan, Hyundai Resmikan 5 Jaringan Baru di Jabodetabek

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

 

Tak sedikit netizen yang kemudian memuji aksi pemuda itu. Karena tolong menolong di jalan merupakan pondasi meciptakan kerukunan antar sesama.

Meski demikian, terlepas dari aksi pemuda tersebut yang patut dicontoh karena membantu orang lain, membawa beban berlebihan di atas motor merupakan hal yang tidak dibenarkan.

Membawa barang atau benda berlebihan di atas motor bahkan melanggar aturan. Karena itu motor yang mengangkut banyak barang bisa ditilang polisi.

Baca juga: Toyota AE86 Trueno Dilelang Mulai Rp 90 Jutaan

 

Motor membawa beban berat KOMPAS.com/Gilang Motor membawa beban berat

Motor yang membawa barang terlalu berat membuat pengendalian kurang stabil. Hal ini bisa menyebabkan kecelakaan. Merugikan bukan hanya sang pengendara tapi juga orang lain.

Pemerintah sudah membuat peraturan untuk mencegah hal tersebut. Aturannya tertulis dalam Peraturan Pemerintah No. 74 tahun 2014 tentang Angkutan Jalan. Untuk barang bawaan di motor, peraturannya merujuk ke Pasal 10 ayat (4) dan Pasal 11.

Disebutkan, muatan pada motor tidak boleh melebihi lebar setang kemudi. Selain itu, barang muatan juga harus ditempatkan di belakang pengendara.

Baca juga: Pasar Motor Listrik Diprediksi Makin Besar Tahun Ini

Pemudik terjaring penyekatan di posko Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (10/2011).KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN Pemudik terjaring penyekatan di posko Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (10/2011).

Mengenai tinggi barang, barang muatan tidak boleh melebihi 90 cm atau kurang dari satu meter dari atas tempat duduk pengemudi. Supaya tidak mengganggu pengendalian motor.

Head of Safety Riding Promotion Wahana, main dealer Honda Jakarta-Tangerang, Agus Sani, mengatakan, membawa beban berat membuat mesin berkerja lebih keras.

"Muatan berlebih juga bisa merusak mesin. Perputaran mesin yang tinggi, tetapi tidak sebanding dengan kecepatan geraknya. Bisa mengakibatkan kendaraan mengalami overheat," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.