Kompas.com - 25/01/2022, 13:41 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Video tayang di media sosial memperlihatkan Honda Supra yang sedikit dimodifikasi dan dikendarai bapak-bapak berhasil menaklukkan tanjakan di medan terjal.

Video tersebut menarik sebab Supra tersebut "mengalahkan" Honda CRF150L yang dikendarai off roader. Pengendara CRF150L terlihat kesulitan menaklukkan medan tanah yang terlihat basah dan gembur.

Video yang diunggah akun Instagram Agoez Bandz4 itu menarik perhatian netizen. Mayoritas salut dengan gaya berkendara bapak-bapak di video yang mampu menaklukkan medan tersebut.

Baca juga: Mengapa Posisi Ban Harus Lurus Saat Mobil Parkir

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Agoez Bandz Official 2 (@agoezbandz4)

 

Tapi ada juga yang mendukung off roader tsrebut. Seperti yang ditulis akun uman01 dengan analisa bahwa bapak-bapak itu berhasil lewat karena jok Supra tidak terlalu tinggi.

Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana, mengatakan, tak sedikit video motor bebek mengalahkan motor trail di habitatnya. Tapi hal itu harus dilihat beban motornya yang berbeda.

Motor trail lebih berat, sehingga bebek bisa lebih mudah melalui jalan off road. Selain itu, penguasaan medan atau trek.

Baca juga: Hyundai City Store Hadir di Supermall Karawaci

Warna baru Honda CRF150L di Oktober 2021Dok. AHM Warna baru Honda CRF150L di Oktober 2021

"Bagi pengendara bebek tersebut, mungkin sudah menjadi kesehariannya melewati jalan tersebut. Jadi, tidak masalah dengan kondisi jalan seperti itu," ujar Agus, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Agus mengatakan, pengguna motor bebek tersebut sudah beberapa kali mempelajari jalur aman yang bisa dilalui tanpa harus bersusah payah

Menurutnya, terkadang tidak semua pengendara off road bisa menguasai kendaraannya dalam trek tertentu, misalnya di jalur kubangan, berbatu, dan lainnya.

Baca juga: Polda Banten Tambah 3 Lokasi Kamera Tilang Elektronik

Ilustrasi pengendara motor trail di AHM Safety Riding dan Training Centerastra-honda.com Ilustrasi pengendara motor trail di AHM Safety Riding dan Training Center

 

"Poinnya, jika kita sering melalui jalur yang ekstrem, maka jalur tersebut menjadi mudah dilalui. Namun, bagi mereka yang baru sekali lewat, maka akan sangat sulit dilalui," kata Agus.

Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defense Driving Consulting (JDDC), kemampuan lebih dominan dalam hal ini. Tapi komponen lain seperti ban juga membantu.

"Tapi, ada juga yang ibu-ibu, tapi mampu lewati jalur off road. Mereka bisa karena biasa, insting dia sudah melekat," ujar Jusri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.